Sekda Asahan Serahkan APD dari Provsu kepada Tiga Puskesmas
Oleh : Radar Medan | 23 Apr 2020, 21:51:32 WIB | 👁 1180 Lihat Kesehatan
Keterangan Gambar : Sekda Asahan, Taufik Zainal saat menyerahkan bantuan APD kepada Puskesmas
RADARMEDAN.COM, ASAHAN - Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Taufik Zainal Abidin menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri ( APD ) kepada Puskesmas . Kali ini penyerahan APD giliran Puskesmas Rawang Panca Arga , Puskesmas Meranti dan Puskesmas Setia Janji.
APD yang diserahkan kepada Puskemas merupakan bantuan dari Pemerintah Sumatera Utara ( Provsu ) yang tujuan nya untuk membantu para kinerja medis dalam menangani virus Covid-19 di Asahan.
Adapun bantuan yang diserahkan di Puskesmas Rawang Panca Arga berupa masker 100 pcs, baju APD 6 pcs dan Sarung Tangan 50 pcs, di Puskesmas Meranti terdiri dari masker 100 pcs, baju APD 7 pcs dan sarung tangan 50 pcs dan untuk Puskesmas Setia Janji masker 100 pcs, baju APD 6 pcs dan sarung tangan 50 pcs yang diterima langsung oleh Kepala Puskesmas (Kapus) setempat, Kamis (23/04/2020).
Dikesempatan yang sama Taufik juga menyerahkan bantuan APD yang bersumber dari sumbangan Komunitas Masyarakat Tionghoa kepada Puskesmas Rawang Panca Arga dan Puskesmas meranti masing masing berupa Masker 2 Kotak, Kacamata Google dan Sepatu APP dan secara peribadi beliau juga menyerahkan Susu Bearbrand 2 krat untuk kedua puskesmas tersebut serta Hand Sanitazer untuk masing - masing perawat.
Sekretaris Daerah, Taufik Zainal Abidin yang sekaligus Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Asahan mengatakan, bahwa pembagian APD yang diberikan oleh Provsu ini kita bagikan tidak sama rata kepada setiap Puskesmas, tetapi dibagikan sesuai dengan kebutuhan di masing masing puskesmas.
"Para dokter dan tenaga medis saat ini merupakan pahlawan kesehatan bagi Bangsa dan Negara ini, jadi tetap sabar, tulus dan ikhlas dalam menjalankan tugas dan selalu berikan himbauan kepada seluruh masyarakat agar mengikuti himbauan yang diberikan oleh Pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19, karena masyarakat adalah garda terdepan dalam memutuskan mata rantai virus tersebut," ucap Taufik.
Dia juga berharap kepada para dokter dan tenaga medis untuk tetap menjaga Kesehatan, jangan panik dan stres dalam menghadapi wabah ini, karena dengan kepanikan yang ditimbulkan oleh para dokter dan tenaga medis dapat mempengaruhi masyarakat.
"Jika kita panik dan stres imun dalam tubuh kita akan menurun sehingga virus covid-19 dengan mudah menyerang tubuh kita," ungkap Taufik.
Lebih lanjut Sekda mengatakan, manfaatkan bantuan APD yang diberikan ini dengan sebaik-baiknya dan jika ada kekurangan segera Ajukan permohonan ke Pemerintah Kabupaten Asahan, jangan ada yang meminta-minta dengan pihak manapun. Lain halnya jika ada masyarakat atau kelompok yang dengan sukarela memberikan bantuan APD ini kepada pihak puskesmas. ( Hs/PR)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .