Oleh : Radar Medan | 11 Jul 2019, 13:06:58 WIB | 👁 1471 Lihat Sekitar Kita
Keterangan Gambar : Petugas Satpol PP mengamankan barang dagangan
RADARMEDAN.COM - Pemko Medan melalui Satpol PP Kota Medan kembali melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PK5), tepatnya di depan Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto, Senin (8/7). Penertiban yang dilakukan ratusan personil Satpol PP ini bertujuan mengembalikan fungsi fasilitas umum yang kerap digunakan PK5 untuk menggelar lapak. Di samping itu juga untuk mendukung penataan dalam upaya mengembalikan estetika kota.
Penertiban telah berulang kali dilakukan Satpol PP di tempat tersebut. Meski demikian, PK5 masih tetap saja menggelar lapak dagangannya. Oleh karenanya, guna memberikan efek jera personil terus melakukan penertiban hingga kawasan tersebut bersih dan terbebas dari PK5. Tidka hanya memicu terjadinya kemacetan, warga sekitar pun terganggu aktifitasnya menyusul kehadiran PK5 tersebut.
Kasatpol PP Kota Medan H M Sofyan mengaku, sebelum dilakukan penertiban, pihaknya terlebih dahulu memberikan surat peringatan namun tidak diindahkan. Terbukti, para PK5 tetap saja berjualan. Oleh karenanya tanpa kompromi lagi, penertiban pun dilakukan meski para PK5 berupaya bertahan sambil melontarkan kalimat makian. Meski demikian petugas Satpol PP tetap melakukan penertiban.
"Kita sudah berulang kali memberikan himbauan pada mereka (PK5). Namun, mereka masih saja tetap berjualan. Padahal kita sudah berulangkali mengingatkan bahwa kawasan itu merupakan fasilitas umum dan bukan tempat untuk berjualan!” kata Sofyan.
Begitu tiba di lokasi, Sofyan langsung memerintahkan anggotanya melakukan ‘pembersihan’. Satu persatu lapak dan barang dagangan milik PK5 pun dibongkar dan diangkut ke dalam mobil truk untuk dibawa ke kantor Satpol PP. Para PK5 pun meradang dan tak berdaya untuk menghentikan penertiban.
Tidak berapa lama kawasan tersebut pun bersih dari PK5. Sofyan selanjutnya mengingatkan kepada para PK5 untuk tidak coba-coba berjualan kembali. Sebab, mereka akan terus melakukan pengawasan, begitu kedapatan ada yang nekat berjualan, barang dan lapaknya langsung diangkut.
“Kembali saya tegaskan, kawasan ini bukan tempat untuk berjualan. Jika ingin berjualan, silahkan di tempat-tempat yang telah disediakan Pemko Medan melalui PD Pasar," tegasnya.
Satpol PP juga telah melakukan penertiban di Jalan Jawa, persisnya depan Center Point Mall. Di lokasi tesebut, petugas Satpol PP juga membongkar lapak dagangan milik PK5 yang kerap dikeluhkan warga karena selama ini menjadi penyebab kemacetan. Pasca penertiban, lokasi tersebut pun kembali bersih dan tertata.
Sementara itu petugas Satpol PP telah menyampaikan surat peringatan pertama kepada sejumlah PK5 yang menggelar lapak di Jalan H Misbah, Kelurahan Jati, Kecamatan Medan Maimun, tepatnya depan RS Elizabeth. Dalam surat tersebut, para PK5 diminta untuk tidak berjualan dan segera mengosongkan kawasan tersebut. Apabila surat peringatan ini tidak diindahkan, Satpol PP pun akan turun melakukan penertiban.(humas/red)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .