Rico Waas: Dinas SDABMBK Harus Punya Data Mutakhir Kondisi Drainase dan Sungai di Medan

Oleh : Radar Medan | 14 Jan 2026, 19:06:30 WIB | 👁 464 Lihat
Berita Kota
Rico Waas: Dinas SDABMBK Harus Punya Data Mutakhir Kondisi Drainase dan Sungai di Medan

Keterangan Gambar : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat memimpin Rapat Kerja Tematik Pelaksanaan Pembangunan Kota Medan Tahun 2026 dalam rangka Peningkatan Ketangguhan Bencana, Pengendalian Banjir, dan Kesiapsiagaan Kota, Rabu (14/1/2026)


RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) harus memiliki data dan pemahaman paling mutakhir tentang kondisi drainase dan sungai-sungai besar di Kota Medan.

“Tanpa data dan pemetaan yang akurat, upaya pengendalian banjir hanya akan bersifat parsial dan tidak menyentuh akar persoalan,” tegasnya saat memimpin Rapat Kerja Tematik Pelaksanaan Pembangunan Kota Medan Tahun 2026 dalam rangka Peningkatan Ketangguhan Bencana, Pengendalian Banjir, dan Kesiapsiagaan Kota, Rabu (14/1/2026), di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan.

Dalam rapat yang diikuti antara lain oleh Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, Kepala Bappeda Ferri Ichsan, Inspektur Erfin Fahrurrazi, serta sejumlah kepala dinas dan badan di lingkungan Pemko Medan itu, Rico Waas menjelaskan bahwa pesatnya pertumbuhan Kota Medan, baik dari sisi jumlah penduduk, kawasan permukiman, maupun perubahan tata ruang, telah menggerus fungsi alami daerah resapan air. Banyak kawasan yang seharusnya menjadi ruang terbuka hijau, penahan banjir, dan area resapan air justru berubah menjadi permukiman dan bangunan tertutup.

“Drainase memang perlu dibenahi, itu saya setuju. Tapi saya ingin kita bicara solusi yang paling jitu. Bukan sekadar perawatan atau pengurangan dampak, melainkan langkah yang benar-benar menyelesaikan masalah banjir,” tegasnya.

Rico Waas menilai berbagai program penanganan banjir yang selama ini direncanakan masih bersifat parsial dan belum cukup kuat untuk menghadapi banjir besar. Karena itu, ia meminta perangkat daerah terkait berani menentukan satu strategi utama yang menjadi pegangan bersama agar arah kebijakan penanganan banjir dapat disampaikan secara jelas kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa normalisasi dan pelebaran sungai harus menjadi solusi utama dan paling strategis dalam penanganan banjir di Kota Medan. Ia menyebut masih banyak sungai besar seperti Sungai Deli, Babura, Belawan, dan Bedera yang belum dinormalisasi selama puluhan tahun. Bahkan, berdasarkan laporan lapangan, ada sungai yang terakhir kali dinormalisasi pada tahun 2000. “Sudah 25 tahun tidak dinormalisasi. Ini harus menjadi perhatian serius. Kalau kita tidak bertindak maksimal, banjir akan terus berulang.”

Wali Kota juga menekankan pentingnya pelebaran sungai sebagai solusi yang realistis dan terbukti efektif. 

Rico Waas mencontohkan pengalamannya tinggal di Jakarta, di mana pelebaran dan penataan Sungai Ciliwung mampu menekan banjir secara signifikan. Menurutnya, daya tampung sungai di Medan saat ini sudah tidak sebanding dengan volume air akibat alih fungsi lahan dan tingginya curah hujan di wilayah hulu.

“Banjir ini bisa diprediksi alurnya. Dari hulu sampai Medan Utara, semuanya terakumulasi di sungai-sungai besar. Kalau tidak diperbesar dan dinormalisasi, air pasti meluap,” katanya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa banjir bukan hanya persoalan genangan air, tetapi berdampak langsung pada kelumpuhan ekonomi kota. Dengan jumlah penduduk sekitar 2,5 juta jiwa, banjir di Medan sebagai ibu kota provinsi akan menimbulkan efek domino ke wilayah sekitarnya. “Ini soal urgensi. Kalau Medan lumpuh, daerah sekitar juga akan terdampak."

Selain solusi fisik, Rico Waas mendorong pemanfaatan teknologi modern dalam pengendalian banjir dengan melibatkan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida). Ia mencontohkan sistem pengelolaan air di negara-negara maju seperti Belanda dan menegaskan bahwa kebijakan yang diambil harus berbasis riset, bukan bersifat tambal sulam. “Kalau kita kerjakan, kerjakan sekali tapi maksimal. Jangan setengah-setengah,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menyoroti secara tegas keberadaan bangunan di bantaran sungai yang menjadi penghambat utama normalisasi. Ia menegaskan bahwa secara aturan, sempadan sungai di kiri dan kanan badan sungai harus steril.
Zakiyuddin juga menyoroti praktik penutupan parit oleh pedagang serta pengecoran permanen di atas saluran air, khususnya di kawasan Belawan dan Sicanang, yang memperparah banjir.

Rapat kerja tematik tersebut diharapkan menjadi titik awal perumusan strategi penanganan banjir Kota Medan yang lebih tegas, terarah, dan komprehensif, sehingga Pemko Medan memiliki satu solusi utama yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.(HM)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas