Polrestabes Medan Kukuhkan Timsus JCS, Siap Tekan Kejahatan Jalanan
Oleh : Radar Medan | 07 Des 2025, 19:58:18 WIB | 👁 650 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Polrestabes Medan resmi mengukuhkan Tim Khusus (Timsus) JCS: Jaga, Cegah, Sigap sebagai satuan reaksi cepat untuk menekan kejahatan jalanan di Kota Medan. Sabtu (6/12/2025)
RADARMEDAN.COM - Polrestabes Medan resmi mengukuhkan Tim Khusus (Timsus) JCS: Jaga, Cegah, Sigap sebagai satuan reaksi cepat untuk menekan kejahatan jalanan di Kota Medan.
Pengukuhan berlangsung di Halaman Apel Polrestabes Medan, Sabtu (6/12) sekitar pukul 12.40 WIB, dihadiri jajaran Forkopimda dan tokoh pers.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak memimpin langsung prosesi tersebut. Hadir pula Aspem Pemko Medan M. Sofyan mewakili Wali Kota Medan, Kasdim 0201/Medan Letkol Inf Faisal, Wakapolrestabes AKBP Rudy Silaen, Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnain, perwakilan Kejari Medan Tomi Eko Pradityo, Ketua PWI Sumut H. Farianda Putra Sinik, Ketua SMSI Sumut Eris J. Napitupulu, pimpinan redaksi media, dan jajaran pejabat utama Polrestabes Medan.
Kegiatan dibuka oleh MC Aiptu Rina Lubis, disusul doa oleh Ustaz Alwi Fajri Tanjung. Ketua Timsus JCS kemudian membacakan laporan sebelum Kapolrestabes menyampaikan arahannya. Dalam kesempatan itu, Kombes Calvijn menekankan bahwa tim khusus ini diproyeksikan menjadi kekuatan baru dalam merespons cepat tindak kriminal di jalanan.
“Timsus JCS merupakan gerakan cepat untuk melayani masyarakat dalam penindakan kejahatan jalanan. Saya berharap tim ini mampu mengurangi kejahatan jalanan dan menciptakan situasi aman di Kota Medan. Ciptakan masyarakat yang cinta Polisi dengan hadir ditengah masyarakat,” tegasnya.
Pemko Medan memberikan apresiasi atas dibentuknya tim tersebut. Aspem Kota Medan M. Sofyan, yang hadir mewakili Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas, menyebut pengukuhan ini sebagai bentuk nyata sinergi pemerintah daerah dan kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan.
“Apa yang dilakukan Polrestabes Medan sangat mendukung program Medan untuk Semua,” ujarnya.
Ia juga menilai keberadaan Timsus JCS dan layanan Call Center 110 sangat relevan dengan kondisi keamanan saat ini.
“Fenomena begal masih menjadi momok menakutkan bagi warga, terutama pengendara sepeda motor di jam rawan. Peran Polrestabes Medan sudah tepat dan sangat kita butuhkan. Kalau kata orang Medan ‘udah cocok kali ini’,” tambahnya.
Pada pukul 13.00 WIB, acara berlanjut dengan simulasi penanganan aksi begal oleh tim khusus tersebut. Prosesi penyiraman personel dan pemecahan kendil pada kendaraan operasional menjadi penanda resmi beroperasinya Timsus JCS.
Pemko Medan pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung langkah preventif dan penindakan yang dilakukan kepolisian demi menciptakan kota Medan yang aman, tertib, dan humanis.(HM/pe)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .