Polres Sergai Buru Dua Begal Bercelurit di Teluk Mengkudu, Korban Sempat Rebut Kembali Tasnya
Oleh : Radar Medan | 22 Apr 2026, 18:05:15 WIB | 👁 869 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Jajaran Polres Serdang Bedagai (Sergai) bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan aksi pembegalan di wilayah Kecamatan Teluk Mengkudu, Senin (20/4/2026)
RADARMEDAN.COM, SERGAI - Jajaran Polres Serdang Bedagai (Sergai) bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan aksi pembegalan di wilayah Kecamatan Teluk Mengkudu, Senin (20/4/2026) malam. Personel Polsek Teluk Mengkudu bersama Satreskrim Polres Sergai langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mendatangi korban, Andi Lubis (37), untuk memastikan kondisinya. Andi merupakan warga Desa Pasar Baru yang kini berdomisili di Dusun III, Desa Pematang Guntung.
Berdasarkan keterangan korban, insiden terjadi sekitar pukul 19.15 WIB di Dusun V, Desa Pematang Guntung. Saat itu, ia sedang dalam perjalanan pulang menuju rumahnya mengendarai sepeda motor Honda Vario merah bernopol BK 4228 PBB. Tiba-tiba dari arah belakang, muncul dua pelaku tak dikenal mengenakan masker dan berboncengan menggunakan sepeda motor tanpa pelat nomor. Kedua pelaku menyalip dari sebelah kanan, lalu pria yang dibonceng langsung merampas tas selempang berisi uang tunai milik korban.
Sempat terjadi tarik-menarik antara korban dan pelaku hingga tali tas putus dan berpindah tangan. Beruntung, sepeda motor yang dikendarai kedua pelaku oleng lalu terjatuh. Momen ini dimanfaatkan Andi untuk mendekat dan merebut kembali tas miliknya. Namun, pelaku yang dibonceng melawan dengan mengayunkan senjata tajam diduga celurit ke arah kepala korban sebanyak dua kali. Saat menangkis serangan tersebut, korban mengalami luka sayatan di tangan kanan dan pinggul belakang sebelah kanan.
Melihat situasi tak menguntungkan, pelaku yang mengendarai motor berteriak, "Cepat... cepat!". Keduanya pun langsung kabur melarikan diri meninggalkan korban di lokasi. Terkait kejadian ini, Kasi Humas Polres Sergai, AKP Bringin Jaya, memastikan pihaknya langsung merespons cepat sejak malam kejadian. Ia menjelaskan bahwa petugas sudah menyambangi TKP dan menemui korban pada malam nahas tersebut. Namun, korban belum bisa langsung membuat laporan resmi karena masih dalam masa pemulihan fisik dan psikis.
Meski laporan resmi sempat tertunda, kepolisian langsung melakukan langkah penyelidikan awal untuk memburu pelaku. Andi Lubis akhirnya resmi melapor ke Polres Sergai pada Selasa (21/4/2026), yang tertuang dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/138/IV/2026/SPKT/Polres Sergai/Polda Sumut. Mengakhiri keterangannya, AKP Bringin Jaya mengimbau masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan dan tidak ragu melaporkan setiap tindak kejahatan di lingkungan masing-masing demi menjaga kamtibmas di wilayah Sergai.(HM)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .