Polres Sergai Amankan Aksi Unjuk Rasa Aliansi Masyarakat Peduli Desa di Dua Lokasi
Oleh : Radar Medan | 03 Mei 2025, 13:24:15 WIB | 👁 1195 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Personel Kepolisian Resor (Polres) Serdang Bedagai mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi Masyarakat Peduli Desa (AMPD) pada Jumat, 2 Mei 2025.
RADARMEDAN.COM, SERDANG BEDAGAI - Personel Kepolisian Resor (Polres) Serdang Bedagai mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi Masyarakat Peduli Desa (AMPD) pada Jumat, 2 Mei 2025.
Aksi dimulai sekitar pukul 10.30 WIB dan berlangsung di dua lokasi, yaitu Kantor Inspektorat Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai dan Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah.
Sekitar pukul 10.40 WIB, massa yang berjumlah sekitar 20 orang tiba dengan membawa spanduk, sound system, serta satu unit mobil komando, satu kendaraan roda empat, dan delapan sepeda motor.
Massa disambut oleh pengamanan dari personel Polres Sergai yang dipimpin oleh Kabag Ops Kompol Hendro Sutarno.
Koordinator aksi sekaligus penanggung jawab kegiatan, M. Juwanda, menyampaikan bahwa tujuan aksi ini adalah untuk menyampaikan aspirasi terkait dugaan penyalahgunaan dana desa.
“Kami datang di sini bukan untuk mencari sensasi, melainkan untuk menyampaikan aspirasi,” katanya. Ia juga menambahkan, “Kami menyampaikan orasi tentang adanya dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh para kepala desa di Kecamatan Sipispis.”
Menurut pernyataan AMPD, terdapat dugaan penyimpangan penggunaan dana desa di 12 desa, yaitu Mariah Nagur, Marubun, Parlambean, Pispis, Sibarau, Sipispis, Buluh Duri, Naga Raja, Simalas, Nagur Pane, Rimbun, dan Gunung Monako.
Dugaan penyimpangan tersebut meliputi proyek pembangunan infrastruktur desa, kegiatan sosial seperti posyandu, hingga program pemberdayaan masyarakat.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya menyampaikan terimakasih.
“Saya mengucapkan terima kasih atas saran dari Aliansi Masyarakat Peduli Desa. Saya akan mengundang seluruh kepala desa untuk menindaklanjuti tuntutan aksi ini," ucapnya.
Ia menegaskan bahwa Pemkab Sergai akan menyikapi serius laporan masyarakat mengenai dugaan korupsi tersebut.
Sekitar pukul 11.20 WIB, massa bergerak menuju kantor Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai dan disambut oleh Hafiz dari Seksi Intelijen Kejaksaan.
Dalam pernyataannya, Hafiz mengatakan, “Kami menerima dengan baik kedatangan kawan-kawan semua. Kami dari Intel Kejaksaan Serdang Bedagai akan menindaklanjuti tuntutan yang teman-teman sampaikan.”
Aksi berakhir dengan damai sekitar pukul 11.50 WIB. Setelah menyampaikan tuntutan di kedua lokasi, massa membubarkan diri dengan tertib.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Sergai H. Darma Wijaya, Wakil Bupati dr. H. Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, M.SP, Kepala Inspektorat Dimas Kurnianto, SH, MM, M.SP, Kasi Intel Kejari Hasan Afif Muhammad, SH, MH, serta jajaran pejabat dan aparat keamanan lainnya. Polres Sergai menurunkan 48 personel untuk memastikan jalannya aksi tetap aman dan kondusif.(HM/pe)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .