PLN Padam Lapor Pak Menteri BUMN, Pelanggan Minta Manager ULP PLN Siantar Kota Dicopot
Oleh : Radar Medan | 07 Jan 2025, 14:20:34 WIB | 👁 1210 Lihat Nasional
Keterangan Gambar : Pohon tumbang di jalur PLN ULP Pematang Siantar, di Lateral Banuh Raya yang mengakibatkan pemadaman, Senin 6/1/2025 (Dok. Humas PLN)
RADARMEDAN.COM, PEMATANGSIANTAR - PT.PLN (Persero) Pusat melalui PT.PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, UP3 PT.PLN (Persero) Siantar, melalui ULP PT.PLN (Persero) Siantar Kota melakukan pemadaman selama 7 jam, dari pukul 13.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB, Senin, (6/1/2025).
Ironisnya, pemadaman selama 7 jam tersebut tanpa pengumuman dan membuat listrik pelanggan beberapa kali mati hidup secara berulang persekian detik. Hal ini diketahui dari warga pelanggan PT.PLN (Persero) yang tinggal di Jalan Sekolah Ujung, Sibatu-batu Kelurahan Bah Sorma, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara. Senin, (6/1/2025) malam.
"Heran saya, mati lampunya aneh, mati lalu hidup beberapa detik, lalu mati beberapa detik, lalu hidup beberapa detik, lalu mati panjang. Mulai siang hingga malam terjadi berkali-kali," sebut Hipas Saragih (38) warga setempat.
Hipas juga mengatakan jika listrik padam sejak siang hari hingga malam sekira pukul.20.00 WIB.
Sementara, pelanggan PLN lainnya Andrew Panjaitan, menyampaikan jika dari pukul 13.00 WIB hingga 20.00 WIB terjadi padam, dan beberapa kali terjadi trip.
"Gegara listrik padam, saya jadi batal berangkat ke Medan hari ini. Sebab berkas yang akan saya bawa tidak bisa saya cetak. Selain itu, terjadi trip hidup mati, hidup mati berulang kali, seolah listrik itu seperti mainan lampu disco," katanya.
Andrew Panjaitan juga mengatakan jika salah satu lampu hiasnya jadi mati.
"Melihat listrik yang mati hidup secara berulang itu, seolah Karyawan PLN tidak kawatir atas kerusakan alat listrik pelanggannya. Dan telah terjadi pembiaran atas kinerja buruk karyawannya didalam menjaga kepuasan konsumen," terangnya.
Andrew juga menyampaikan agar Menteri BUMN Erik Thohir mengevaluasi kinerja bawahannya.
"Sebaiknya Pak Menteri BUMN copot semua pejabat pemalas yang tidak menjaga kepuasan pelanggan, mulai dari Manager dan Supervisor ULP Siantar kota, Manager dan Asisten Manager UP3 PLN Siantar, GM PLN UID Sumut, Bahkan Dirut PLN, Sebab penunjukkan jabatan dan penanggungjawab kinerja itu mereka. Jadi harus dicopot karena asal angkat pejabat," jelasnya.
Ia juga mengatakan jika vendor pihak ke 3 juga harus di periksa kompetensi sertifikasi karyawannya, bukan asal dipekerjakan tapi tidak memiliki kompetensi.
Begitupun, Andrew menyampaikan jika sebelumnya telah sampaikan pengaduannya beberapa kali melalui PLN Mobile sekira pukul 20.28 WIB, namun hingga pukul 00.36 WIB, tidak ada penjelasan dan niat baik dari karyawan PT.PLN (Persero) atas kejadian pemadaman Listrik dengan kondisi Mati Hidup persekian detik yang terjadi berulang kali. Bahkan terkesan meremehkan pelanggan seolah tindakan layanan yang mereka berikan menyatakan 'Biarkan Saja'.
"Apakah seperti ini kinerja perusahaan BUMN PT.PLN (Persero) dalam melayani Pelanggan? Nomor HP saya aktif tapi tidak ada satupun yang menelepon menjelaskan dari Karyawan PT.PLN (Persero),"pungkasnya.
Saat di konfirmasi media ini Ka. PLN ULP Pematangsiantar M Syahrir Ramdani melalui Asisten Manager Keuangan dan Umum Riyadi Afdol dalam keterangannya, menuliskan kronologis padamnya PLN di wilayah kerjanya.
"Saat itu cuaca ekstim pak, petugas terus berupaya mengadakan pemulihan di sejumlah titik," jawab Riyadi.
Ia juga memaparkan kronologis pemadaman.
"Pemadaman terjadi Pukul 14.55 WIB terjadi padam di daerah sibatu-batu dan sekitarnya. Pukul 15.36 WIB listrik kembali menyala. Dilokasi terjadi cuaca ekstrim hujan dan petir, petugas PLN melakukan pelacakan ditemukan pengaman putus di dekat gereja GKPS putus.
Pukul 16.14 WIB terjadi padam dari Gardu Hubung Timbang Galung. 17.31 WIB listrik kembali menyala. (Cuaca di Bintang Mariah Hujan berpetir). Pukul 18.56 terjadi padam di daerah Sibatu-batu dan sekitarnya dan pukul 19.56 WIB kembali menyala. (Catatan: Wilayah Gurilla kiri dan Gurilla kanan padam). Pukul 20.43 Gurilla Kanan kembali menyala (Ditemukan Pohon Tumbang di Lateral Banuh Raya)," jelas Riyadi sembari mengirimkan foto pohon tumbang.
Ia menyampaikan hingga saat ini pihak PLN terus berupaya memperkecil daerah padam dan terus melakukan perbaikan dan penggantian konstruksi yang rusak akibat pohon tumbang. (Red/HM/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .