Peringatan Hari Bumi, Pegiat Lingkungan Nilai Bobby Nasution Peduli Lingkungan
Oleh : Radar Medan | 10 Jun 2024, 21:29:10 WIB | 👁 945 Lihat Sekitar Kita
Keterangan Gambar : Sejumlah Penggiat Lingkungan kota Medan mengikuti Apel dalam rangka peringatan Hari Bumi 2024 yang digelar Pemko Medan di SMA Negeri 13 Medan, Senin (10/6/24).
RADARMEDAN.COM - Sejumlah Penggiat Lingkungan kota Medan mengikuti Apel dalam rangka peringatan Hari Bumi 2024 yang digelar Pemko Medan di SMA Negeri 13 Medan, Senin (10/6/24). Satu diantara penggiat lingkungan tersebut adalah nominator penerima penghargaan Kalpataru Nasional 2024.
Usai Apel peringatan Hari Bumi 2024 yang dihadiri Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Kepala DLH Muhammad Husni, nominator penerima penghargaan Kalpataru Nasional 2024 Wibi Nugraha mengapresiasi kegiatan apel yang digelar Pemko Medan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadikan masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan.
Wibi Nugraha juga menceritakan dirinya bisa mendapatkan penghargaan Kalpataru Nasional 2024 berkat bantuan Pemko Medan. Dirinya pun menjelaskan penggiat lingkungan yang dapat masuk nominator harus beraktifitas di lingkungan diatas lima tahun.
"Saya bisa mendapatkan penghargaan Kalpataru berkat diusulkan oleh DLH Kota Medan dan di rekomendasi juga dengan DLH Provinsi Sumut. jadi 31 provinsi terdapat nominator 189 orang. Alhamdulillah saya terpilih untuk kategori perintis lingkungan. Tentunya ini yang saya dapat diberikan untuk Kota Medan," jelasnya.
Dinilai Wibi, Pemko Medan di masa kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution sangat konsen terhadap lingkungan, dimana dapat dilihat dari aksi pembersihan Sungai Deli sepanjang puluhan kilometer yang digagas Bobby Nasution. Tentunya ini bukan pekerjaan yang mudah, seluruh elemen bersatu membersihkan sungai Deli.
"Ini ide yang hebat dari Bobby Nasution dan langsung dikerjakan tidak menunggu lama. Selain itu kepedulian Bobby Nasution di daerah Sicanang Medan Belawan dengan membangun tanggul rob juga menjadi upaya beliau dalam menjaga lingkungan," jelasnya.
Bahkan lanjut Wibi, upaya Bobby Nasution dalam menjaga lingkungan dapat dilihat dari pembenahan di TPA Terjun. Saat ini dapat kita lihat ada taman didalamnya yang menjadikan TPA Terjun ini lebih tertata dan indah.
"Saya berharap di TPA Terjun nantinya adanya taman ini dapat dijadikan sebagai sekolah alam, jadi mengenalkan kepada anak-anak sekolah akan pentingnya menjaga lingkungan. Artinya belajar langsung di TPA Terjun," ujarnya.
Menurut Wibi, apa yang dilakukan Bobby Nasution terhadap Sungai- sungai dan TPA patut diapresiasi dan menjadi contoh keberlanjutan. " sebagai penggiat lingkungan saya salut, termasuk perhatian beliau ke penggiat lingkungan yang ada di Kota Medan dengan melibatkan kami", sebutnya.
Dijelaskan Wibi, sebagai penggiat lingkungan dirinya bergerak di bidang mangrove dari tahun 2005. Dirinya sudah menanam mangrove dari ujung pantai timur dari Kabupaten Langkat, Kota Medan sampai Kabupaten Labuhan Batu. Selain itu di pantai Barat dan Diluar Provinsi Sumut.(hm/pe)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .