Pemprov Sumut Komitmen Pertahankan Tren Positif Pertumbuhan Ekonomi
Oleh : Radar Medan | 20 Jul 2019, 08:30:43 WIB | 👁 1568 Lihat Ekonomi
RADARMEDAN.COM – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) berkomitmen mempertahankan tren positif pertumbuhan ekonomi yang di atas pertumbuhan ekonomi nasional sejak tahun 2013 hingga Quartal 1 (Q1) 2019.
Hal ini diungkapkan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat menghadiri acara diseminasi Perkembangan dan Outlook Perkonomian Terkini di Ruang Kuala Deli, lantai 9, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumut, Jumat (19/7).
Pertumbuhan ekonomi Sumut hingga Q1 2019 tercatat 5,30%, atau 0,23 poin di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Pertumbuhan ekonomi Sumut juga tertinggi kedua di pulau Sumatera setelah Sumsel (5,68%), sedangkan Aceh 3,88%, Sumbar 4,78%, Bengkulu 5,01%, Kepulauan Riau 4,76%, Riau 2,88%, Jambi 4,73%, Bangka Belitung 2,79%, dan Lampung 5,18%. Pertumbuhan ekonomi Sumut ini juga merupakan yang tertinggi bila dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Q1 sejak 2011.
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi optimis ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan. Bersama jajarannya, Edy Rahmayadi akan bekerja keras untuk mempertahankan stabilitas ekonomi Sumut dan mengantisipasi tantangan-tantangan yang akan datang.
“Kita akan pertimbangkan secara kuat masukan-masukan dari Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas ekonomi Sumut. Kita perlu masukan Bank Indonesia sehingga tidak salah dalam membuat kebijakan. Pertumbuhan ekonomi kita bagus, kita harus mempertahankan itu dan meningkatkannya,” kata Edy Rahmayadi yang hadir didampingi Kadis Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Irman.
Deputi Bank Indonesia Dody Budi Waluyo menyampaikan, saat ini yang menjadi tantangan bagi Pemprov Sumut adalah inflasi, karena dalam tiga bulan terakhir (April, Mei Juni) inflasi Sumut meningkat tajam. Hingga bulan Juni 2019, inflasi Sumut mencapai 4,3% year to date (ytd), sementara inflasi tahunan tercatat mencapai 5,87% year on year (yoy).
Kondisi ini bersumber dari inflasi bulanan sepanjang triwulan II 2019, berasal dari bahan makanan karena terganggunya pasukan komoditas hortikultura terutama cabai merah. Cabai merah menyumbang inflasi sebesar 2,82 % (yoy), jauh lebih tinggi dari komoditas lainnya seperti daging ayam (0,10 %), cabai rawit (0,09 %), bawang merah (0,08 %) dan cabai hijau (0,08 %).
Kenaikan harga cabai merah dalam dua bulan terakhir mencapai 70%, menurut Dody, dikarenakan beberapa faktor seperti penurunan produksi karena hama, mengalirnya cabai merah Sumut ke provinsi lain dan berakhirnya musim panen.
“Cabai merah menjadi penyumbang inflasi terbesar Sumut, ada beberapa faktor yang membuat harganya melonjak seperti hama, musim panen yang sudah berakhir dan satu lagi cabai merah di sini dikirim ke provinsi lain. Untuk mengantisipasi hal ini terjadi kembali kita bisa mengupayakan implementasi Sistem Resi Gudang (SRG), memperbaiki database produksi dan konsumsi, pengadaan Controlled Atsmosphere Storage (CAS) dan pengendalian ekspektasi masyarakat melalui media massa,” kata Dody
Menurut Dody, Sumut akan mendapat tantangan yang lebih berat tahun depan dalam menjaga stabilitas ekonominya, karena pengaruh perang dagang global. Sumut yang saat ini mengandalkan Sumber Daya Alam (SDA) terutama sawit bakal terkena dampak dari hal ini. Karena itu, perlu pertimbangan dan kebijakan yang tepat untuk mengantisipasi hal tersebut.
“Sumut akan mendapat tantangan tahun depan karena trade war diperkirakan akan semakin kuat. Bukan hanya Sumut, tetapi daerah-daerah yang mengandalkan SDA seperti kelapa sawit. Harganya diprediksikan menurun dan sulit mencari pasarnya. Untuk mengantisipasi itu kita bisa memaksimalkan UMKM, e-comerce dan industri kreatif. Dari Sumut itu ada ulos yang didesain dengan baik dan punya nilai jual tinggi di luar negeri, hal-hal seperti ini yang perlu dikembangkan,” tambah Dody.
Turut hadir pada pertemuan ini Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut Wiwiek Sisto Widayat, Bupati Samosir Rapidin Simbolon, Pimpinan Satuan Kerja Bank Indonesia, Forkopimda, pengusaha dan OPD Pemprov Sumut. (Humas)Ronny/PE/red
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .