Pemda Karo Pernah Tawarkan Pemindahan Lapas, Sayang Pihak Lapas II B Tidak Gubris
Oleh : Radar Medan | 15 Feb 2020, 16:26:40 WIB | 👁 1918 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH menjelaskan kepada wartawan terkait pemindahan Rutan (14/2)
RADARMEDAN.COM, KARO - Pasca Kericuhan RUTAN kelas II B Kabanjahe, terungkap WBP (Warga Binaan Permasyrakatan) penghuni ruangan tahanan melebihi kapasitas, beragam tanggapan dan isu beredar hingga berujung pemerintah daerah setempat dianggap terkesan acuh tak acuh alias kurang perhatian terhadap kondisi Kepadatan yang dihuni WBA, lokasi Lapas II B Kabanjahe yang tidak layak difungsikan tetap dipakai.
"Daya tampung Rutan Kabanjahe sebenarnya hanya 145 orang, ternyata pasca kericuhan sesuai data dihuni oleh 410 WBP, yang terdiri dari 380 pria dan 30 wanita ini fakta mengejutkan. Lapas II B Kabanjahe sudah lama ditawarkan lahan seluas 6 ha oleh Pemda Karo agar Ruang Tahanan Kabanjahe dipindahkan," ucap Bupati Karo Terkelin Brahmana disela sela menghadiri pesta perkawinan Marga Brahmana, Jumat (14/2/2020) di Jambur Lige Kabanjahe.
Lanjut Bupati, Pemda Karo sudah menawarkan kala itu, agar Lapas II B Kabanjahe dipindahkan saja, lokasinya di desa Dokan kec. Merek, luas lahan ada sekitar 6 Ha, ini usaha pemda Karo untuk mengatasi over kapasitas.
"Alhasil, berhenti begitu saja pembicaraan dengan pihak lapas II B Kabanjahe, yang pemda tawarkan, tidak di respon dan digubris sebagai tindak lanjut, hingga kala itu Pemda tidak dapat membahas lebih lanjut bersama DPRD Karo," papar Bupati.
Bupati melanjutkan, setelah insiden ini, baru pihak Kemenkumham kamis (13/2) datang dan menemui saya bersama Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan untuk berdiskusi di ruang ketua DPRD Karo, dan hasil kesepakatan, Forkopimda akan berencana memberikan lahan baru, namun semua ini butuh proses dan kerjasama DPRD Karo, Dirjen Kemenkumham yang membidangi tersebut, agar tidak ada masalah dikemudian hari.
"Antisipasi ini sudah saya sampaikan disaat berdiskusi , agar pihak Kemenkumham yang membidangi tersebut, membuat surat dari atas ke Pemda Karo, sesuai luas kebutuhan RUTAN yang dibutuhkan, baru Pemda Karo akan tindaklanjuti, sebab lahan yang 6 ha yang pernah kita tawarkan ini, sebenarnya rencana dulu mau di jadikan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sampah, namun diperjalanan masyarakat setempat menolak lokasi ini dibangun TPA, sehingga pemda karo berencana menghibahkan ini untuk dibangun RUTAN yang baru," beber Bupati.
Kembali terkait warga binaan yang sudah dievakuasi keluar tanah Karo, mohon bersabar, sebab Rutan Kabanjahe akan direnovasi dulu, dan bagi keluarga WBA juga harus kompak dan mohon maaf kondisi dan situasi Rutan masih tahap renovasi jadi mohon bersabar, jika sudah normal maka warga binaan akan ditarik kembali.
Sebelumnya diberitakan, Peristiwa kericuhan disertai pembakaran dan perusakan oleh warga binaan yang terjadi pada Rabu (12/2) sekitar pukul 12.00 WIB. Namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.(RT/RM)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .