Mentor di Seminar Hasil Proyek Perubahan PKN, Pj Sekda Minta Inovasi SIPKOMEN Terus Dikembangkan
Oleh : Radar Medan | 25 Sep 2024, 15:25:08 WIB | 👁 649 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Pj Sekda Kota Medan Topan Obaja Putra Ginting saat menjadi mentor Kadis Kesehatan Kota Medan di gedung BPSDM Provinsi Sumut Jalan Ngalengko Medan, Rabu (25/9).
RADARMEDAN.COM - Inovasi Proyek Perubahan SIPKOMEN (Sistem Informasi Pariwisata Kota Medan) diharapkan dapat terus dikembangkan. Sebab, inovasi ini dinilai sangat bermanfaat dalam mendukung peningkatan pariwisata di Kota. Ditambah lagi SIPKOMEN juga memuat berbagai informasi pariwisata yang ada di ibukota Provinsi Sumatera Utara.
Harapan ini disampaikan Pj Sekda Kota Medan Topan Obaja Putra Ginting saat menjadi mentor Kadis Kesehatan Kota Medan Yuda Pratiwi Setiawan yang saat ini tengah mengikuti Seminar Hasil Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tk II Angkatan XI Tahun 2024 di gedung BPSDM Provinsi Sumut Jalan Ngalengko Medan, Rabu (25/9).
Dikatakan Topan Ginting, SIPKOMEN merupakan salah satu inovasi yang sangat baik, terutama dalam rangka mewujudkan Medan sebagai kota yang diminati wisatawan. Meski tidak memiliki wisata alam seperti daerah lain, jelasnya, namun Kota Medan memiliki potensi di bidang kuliner, budaya dan jasa yang dapat dikembangkan.
Guna menggali potensi tersebut, kata Topan Ginting, tentunya dibutuhkan ide kreatif agar wisatawan luar dapat mengetahui dan menikmatinya. Terkait dengan adanya proyek perubahan yang diberi nama SIPKOMEN tersebut, Topan berharap dapat menjadi starting point bagi Kota Medan untuk lebih dikenal oleh wisatawan dari dalam maupun luar negeri.
"Dengan memanfaatkan teknologi yang ada, wisatawan dapat melihat langsung wisata apa saja yang ada di Kota Medan. Hal ini akan berdampak terhadap meningkatnya perputaran ekonomi,” ungkapnya.
Proyek perubahan SIPKOMEN ini sendiri merupakan inovasi dari Yuda Pratiwi Setiawan yang saat itu masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan. Dijelaskan Yuda, SIPKOMEN bertujuan untuk memberikan informasi kepada wisatawan secara digital. "Sekarang ini kan sudah zamannya digital jadi kita luncurkan inovasi ini sekaligus mendukung Kota Medan sebagai smart city,” jelas Yuda.
Yuda memaparkan, SIPKOMEN nantinya akan di tempatkan di berbagai fasilitas umum seperti transportasi dan hotel. Dimana akan diletakkan sebuah monitor, lalu melalui monitor tersebutlah dapat di searching langsung untuk melihat destinasi atau pariwisata apa saja yang ada di Kota Medan.
Selain Yuda Pratiwi Setiawan, Pj Sekda juga mementori Alexander Sinulingga selaku Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota (Perkimcikataru) Medan.
Dalam pemaparannya, Alexander mengungkapkan proyek perubahan yang dilakukannya diberi nama PEKA atau "Persetujuan Bangunan Gedung Medan Berkah". Inovasi ini, jelasnya, bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan Persetujuan Bangunan (HM/PE)
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .