LSM BAKKIN Minta Pekerjaan Proyek PLTMH SIpoholon Patuhi Peraturan Keselamatan Kerja
Oleh : Radar Medan | 16 Jun 2022, 08:14:47 WIB | 👁 2225 Lihat Sekitar Kita
RADARMEDAN.COM, TAPUT - Pembangunan sumberdaya energi tentunya sangat di idamkan setiap masyarakat dan pemerintah, dimana sumberdaya energi akan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pada intinya semua elemen masyarakat pasti akan mendukung segala upaya pemerintah dalam mencari sumber tambahan PAD,salah satunya adalah PLTMH yang ada di Kecamatan Sipoholon dan harapannya meningkatkan ekonomi masyaraka Taput khususnya daerah sekitar Proyek PLTMH.
Rabu (15/06) LSM BAKKIN didampingi media turun ke lokasi proyek untuk investigasi maupun kontrol sosial terkait proyek tersebut, karena sebelumnya terbit berita di media (09/06) beredar bahwa perusahaan atau pekerja atau pemilik proyek diduga Acuh terhadap K3 dan Prosedur Keselamatan lainnya.
Saat Pengurus LSM dan awak media konfirmasi langsung ke pekerja proyek (Warga Negara Asing,red) tampak mengayuhkan tangan seakan mengusir LSM dan media dan tidak kooperatif ketika dikonfirmasi media dengan alasan pemilik proyek tidak bisa berbahasa Indonesia.
"Seharusnya untuk kemudahan komunikasi terhadap masyarakat dan lainya, kita berharap perusahaan ini menyediakan seorang penerjemah bahasa (Transletter)," ucap Lamhot pengurus LSM BAKKIN.
Pada waktu yang sama (15/06) Pengurus LSM dan media beserta Dinas Perizinan Taput beserta Humas perusahaan menyusuri proyek tersebut, disana ditemukan ada pengelasan pipa yang dinilai tidak sesuai Prosedur Pengelasan.
Alasannya, bahwa tukang las diduga kuat tidak mempunyai sertifikat las yang dikeluarkan oleh Kementerian Tenaga Kerja,
"Setiap juru las menurut pengetahuan kami wajib mempunyai sertifikat Juru Las yang dikeluarkan oleh Kemenakertrans," ungkap Lamhot yang juga salah seorang Ahli K3 Umum bersertifikat.
Ia menambahkan karena Juru las wajib terdaftar di Kemenakertrans dan sertifikatnya wajib ditanda tangani oleh Dirjen atau Menteri.
Dugaan ini bukan tidak beralasan, menurut sumber salah seorang Ahli Inspektur Las Bersertifikat, Walman Pardosi mengatakan sertifikasi merupakan kewajiban pekerja las.
"Setiap Juru Las Wajib mempunyai sertifikat Juru Las, dan itu dikeluarkan oleh Kementerian terkait, beda lagi kalau dia di ruang lingkup SKK Migas,yang mengeluarkan sertifikat ya SKK migas, tapi kalau proyek itu di luar Migas sudah tentu yang mengeluarkan Sertifikatnya Kemenakertrans," pungkas Walman yang juga telah memiliki sertifikat Sebagai Inspektur Las.
Menanggapi proyek pengelasan , anggota LSM BAKKIN Taput ingin mempertanyakan terkait sertifikasi juru las tersebut, tetapi dalam pantauan dilapangan tidak ditemukan yang dianggap memahami proyek tersebut secara detail.
"Kita ingin mempertanyakan hal sertifikat Juru las ini, tapi kita bingung tidak tau bertanya ke siapa," ungkap Lamhot kepada Radarmedan.
Lamhot dari LSM BAKKIN Taput berharap hal temuan negatif dalam pelaksanaan proyek tersebut dapat terselesaikan dengan baik dan sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah.
"Kami sebagai pengurus LSM di Taput pada intinya akan mendukung penuh segala upaya pemerintah dalam mendongkrak PAD demi kemakmuran Masyarakat Tapanuli Utara, tentunya tetap mengacu pada aturan dan perundang-undangan yang ditetapkan pemerintah," pungkasnya.
Saat wartawan media ini mencoba bertanya ke salah seorang staff Dinas Perizinan Tapanuli Utara, Toni Sitorus tidak bisa berkomentar banyak.
"Karena saya kurang paham, tidak bisa berkomentar banyak," kata Sitorus.
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .