Kunjungi Desa Pulau Kampai, Bobby Nasution akan Bangun Puskesmas Rawat Inap, Jalan dan Dermaga
Oleh : Radar Medan | 22 Jul 2025, 08:35:18 WIB | 👁 520 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution, di dampingi sejumlah OPD Dan Bupati Langkat, meninjau langsung Posyandu Pembantu (Postu) serta berdialog dengan masyarakat Desa Pulau Kampai, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, sast melakukan kunjungan kerja, Senin (21/7/2025).
RADARMEDAN.COM, LANGKAT - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyampaikan akan segara membangun Puskesmas rawat inap, insfrastruktur jalan, serta deramaga Pelabuhan di Desa Pulau Kampai, Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat.
Hal ini menjawab permintaan masyarakat setempat yang menggeluhkan pelayanan kesehatan serta kurang memadainya sarana dan prasarana, baik darat dan juga angkutan laut, saat Bobby Nasution mengunjungi desa tersebut, Senin (21/7/2025).
"Puskesmas yang sudah ada ini akan kita tingkatkan lagi jadi Puskesmas Rawat Inap, agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan nantinya dengan mudah," ucap Bobby Nasution, saat berdialog dengan warga setempat.
Menurut Bobby, perencanaan pembangunan Puskesmas, pembangunan infrastruktur seperti jalan dan juga pelabuhan akan segara direncanakan. Dimana nantinya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat dalam merencanakan pembangunan tersebut.
"Untuk Puskesmas kita akan meminta Pemkab untuk segera menyediakan lahan, yang nantinya Pemprov Sumut akan menyiapkan aggaran untuk pembangunan tersebut, berupa dana hibah," katanya.
Demikian juga pembangunan jalan juga akan direncanakan terlebih dahulu, yang nantinya akan berkolaborasi dengan TNI untuk melakasanakan pembangunan jalan di daera Pulau Kampai.
Begitu pula untuk Dermaga dan Pelabuhan nantinya akan di kelola oleh BUMD milik Pemprov Sumut yang akan menyediakan kapal laut untuk sarana dan prasarana transportasi laut bagi masyarakat Desa Pulau Kampai dan sekitarnya.
Sebelumnya, Gubernur Sumut Bobby Nasution didampingi Bupati Langkat Syah Afandin beserta OPD Sumut meninjau fasilitas kesehatan di desa tersebut. Kemudian melanjutkan meninjau UMKM home industri pengolahan terasi milik AB Atha Baroe, peninggalan situs sejarah religi makam Panjang, serta salat berjamaah dengan anak pengajian di Dusun V Damar Seratus Pulau Kampai.
Bupati Langkat Syah Afandin yang memberikan ketarangan pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih pada Bobby Nasution yang memberikan perhatian penuh pada masyarakat Kabupaten Langkat, terutama masyarakat Desa Pulau Kampai.
"Tentunya memberikan apresiasi pada Gubernur yang begitu perhatian pada masyarakat Langkat. Secara professional kami akan melaksanakan apa yang menjadi tanggung jawab kami lalu berkolaborasi dengan Pemprov Sumut nantinya," katanya.(R/HM/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .