Kepala Sekolah SMU Negeri 1 Kabanjahe Klarifikasi Terkait Video Viral Pengutipan SPP
Oleh : Radar Medan | 24 Sep 2025, 14:26:32 WIB | 👁 1287 Lihat Pendidikan
Keterangan Gambar : Eddyanto Bangun, S.Pd., M.Si. Kepala Sekolah SMU Negeri 1 Kabanjahe saat dikonfirmasi Media Radarmedan.com di ruang kerjanya Rabu (24/09/2025) (NG)
RADARMEDAN.COM, KARO - Sebuah video yang beredar di media sosial memantik perhatian publik,video tersebut menampilkan pengutipan SPP sebesar Rp 100 ribu, yang di minta kepada seseorang siswa SMU Negeri 1 Kabanjahe Kabupaten Karo menurut pengakuan salah seorang pria di video tersebut.
Video tersebut langsung memicu reaksi beragam,terutama karena dikaitkan dengan isu pungutan liar (pungli) di sekolah negeri tersebut. namun, hal itu ditepis oleh kepala sekolah.
Eddyanto Bangun, S.Pd., M.Si. Kepala Sekolah SMU Negeri 1 Kabanjahe saat dikonfirmasi Media Radarmedan.com di ruang kerjanya Rabu (24/09/2025) menerangkan, bahwa pungutan uang Rp 100 rb bukan uang SPP melainkan kelebihan bayar dana PIP (Program Indonesia Pintar) yang diterima siswa tersebut dari bank BNI.
Perlu di ketahui siswa tersebut di daftarkan pihak sekolah untuk mendapatkan dana PIP dari bantuan pemerintah melalui pendaftaran Dapodik, pada tahun 2024 Siswa tersebut mendapatkan dana PIP sebesar Rp 1.800.000, saat anak tersebut mengambil uang tersebut ke bank BNI Kabanjahe pada bulan Agustus 2024, ternyata Bank BNI memberikan Rp 4.500.000.
Berselang waktu pihak Bank BNI datang ke Sekolah menceritakan kejadian kelebihan bayar tersebut dan akhirnya kepala sekolah ditemani seorang guru berisinial SS memanggil siswa tersebut untuk mengklarifikasi kebenaran kelebihan bayar tersebut.
Ternyata apa yang diceritakan oleh petugas bank benar adanya, atas pengakuan siswa tersebut,dan akhirnya kepala sekolah beserta guru SS memberikan usul penyelesaian atas masalah kelebihan bayar dimaksud agar dicicil Rp 100,000 per/bulan mengingat siswa sudah mengakui dan pihak sekolah juga tahu ekonomi siswa yang bersangkutan.
"Akhirnya siswa beserta keluarganya sepakat menyelesaikan kelebihan bayar dengan sistem cicil, namun tanpa sepengetahuan pihak sekolah ternyata apa yang telah disepakati tidak terealisasikan oleh siswa tersebut menurut pengakuan pihak bank, " ujar Kepsek
Seiring berjalannya waktu dan adanya beberapa masalah siswa tersebut mengajukan pindah Sekolah ke SMA Negeri 1 Kotarih, setelah surat pindah selesai guru BK menanyakan permasalahan kelebihan bayar sudah di selesaikan atau belum, agar segera diselesaikan untuk menjaga nama baik sekolah, saat membicarakan permasalahan tersebut tiba tiba beberapa pria dari oknum LSM dengan suara lantang dan suara tinggi datang memvideokan dan berdebat dengan guru BP tersebut terkait permasalahan di atas.
Kepala sekolah juga menjelaskan video tersebut bukan video terbaru melainkan video yang sudah lama dan di viralkan kembali. Meski demikian Kepala Sekolah tidak menutup mata terhadap dinamika yang beredar.
"Itulah inti permasalahan yang sebenarnya agar diketahui masyarakat jadi tidak benar kutipan tersebut uang SPP," jelasnya.(Nico/HM/pe)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .