Kampanye di Tanjungbalai, Bobby Nasution Ajak Serius Berantas Narkoba
Oleh : Radar Medan | 18 Okt 2024, 15:01:56 WIB | 👁 838 Lihat Politik
Keterangan Gambar : Ribuan masyarakat Kota Tanjungbalai menyambut antusias calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) nomor urut 1 Bobby Nasution, saat tiba di acara deklarasi relawan pemenanangan Bobby-Surya yang digelar di Jalan Sudirman Kota Tanjungbalai, Senin (16/10/2024)
RADARMEDAN.COM, TANJUNG BALAI - Ribuan masyarakat Kota Tanjungbalai menyambut antusias calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) nomor urut 1 Bobby Nasution, saat tiba di acara deklarasi relawan pemenanangan Bobby-Surya yang digelar di Jalan Sudirman Kota Tanjungbalai, Senin (16/10/2024)
Pantauan awak media, selain masyarakat acara silaturahmi dan deklarasi tersebut juga dihadiri pimpinan berbagai partai politik, relawan, Organisasi Kepemudaan (OKP), Organisasi Masyarakat (Ormas) dan tokoh-tokoh agama.
Dalam kesempatan itu, Bobby mengajak masyarakat dan stakeholder Kota Tanjungbalai untuk serius memberantas penyalahgunaan narkoba di kota pesisir itu.
"Tadi, saat saya bertemu dan berdiskusi dengan masyarakat Kecamatan Teluk Nibung, saya tanyakan pada warga, apa tugas gubernur itu. Yang disampaikan (jawab) mereka adalah narkoba, tugas gubernur itu menghilangkan narkoba," kata Bobby menirukan warga yang dia tanya.
Dia pun mengajak agar seluruh elemen masyarakat dan stakeholder untuk ikut aktif memberantas penyalahgunaan barang haram tersebut. Jelas Bobby, Provinsi Sumut sangat darurat narkoba, dari 38 provinsi di Indonesia Sumatera Utara peringkat pertama dalam hal penyalahgunaan narkoba.
"Kalau bisa nanti kita ajukan sama-sama, pak, agar (penyalahgunaan) narkoba di Sumatera Utara ini bisa kita hilangkan. Karena hari ini bapak ibu, dari 38 provinsi yang ada di Indonesia, Provinsi Sumut peringkat 1 dalam hal penyalahgunaan narkoba," jelas Bobby.
Karena maraknya penyalahgunaan narkoba di Sumut, Bobby tak ingin Sumut menjadi beban dalam mencapai cita-cita Indonesia, yakni Indonesia Emas 2045. Dia berharap dan mengajak pemberantasan penyalahgunaan narkoba menjadi point penting.
"Pertanyaannya kalau Indonesia Emas 2045 tercapai tetapi Sumatera Utara provinsi peringkat pertama penyalahgunaan narkoba, Indonesia emas bisa tercapai tapi takutnya Sumut bukan menyumbang emas, malah justru menjadi beban," sebutnya.
"Kita ingin 2045 Kota Tanjungbalai, Sumut, itu menjadi emas yang paling bersinar. Oleh karena itu, ini harus menjadi poin dan program yang harus sama-sama bagaimana narkoba hilang," kata Bobby.
Diketahui, Bobby Nasution memang gencar melakukan antisipasi dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba. Dalam berbagai kesempatan, Bobby selalu menekankan bahwa penting menjaga generasi muda agar tidak terjerumus.
Tidak hanya itu, saat menjabat sebagai Wali Kota Medan, Pemko Medan dibawah kepemimpinannya juga aktif melakukan gerakan dan menyediakan wadah untuk anak muda Kota Medan agar tak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Seperti menggelar berbagai turnamen, melengkapi dan membangun fasilitas olahraga hingga menggelar event bersama anak kretif Kota Medan.(HM/PE)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .