Hari Kelima Operasi Keselamatan Toba 2025: Edukasi Diperkuat, Pelanggaran Masih Tinggi
Oleh : Radar Medan | 15 Feb 2025, 13:59:29 WIB | 👁 658 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Operasi Keselamatan Toba 2025 yang digelar Polda Sumatera Utara dan jajaran memasuki hari kelima, Medan, 14 Februari 2025
RADARMEDAN.COM – Operasi Keselamatan Toba 2025 yang digelar Polda Sumatera Utara dan jajaran memasuki hari kelima dengan intensitas yang semakin meningkat. Ribuan pengendara diberikan edukasi mengenai keselamatan berkendara, sementara penegakan hukum terus diperketat guna menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman. Medan, 14 Februari 2025
Meski kesadaran masyarakat mulai meningkat, angka pelanggaran yang ditemukan masih cukup tinggi, menunjukkan bahwa disiplin berlalu lintas perlu terus diperkuat.
Dalam pendekatan preemtif, Polda Sumut telah melaksanakan 5.578 kegiatan sosialisasi, yang mencakup edukasi langsung kepada masyarakat, pemeriksaan terhadap 215 kendaraan, serta pengawasan di 645 titik jalan dan 136 lingkungan.
Selain itu, langkah preventif juga ditingkatkan dengan 2.339 kegiatan pengawasan terhadap pengguna jalan, 238 kendaraan, serta 560 titik jalan dan 154 lingkungan yang dinilai rawan pelanggaran dan kecelakaan.
Di bidang penegakan hukum, petugas menindak 153 pelanggaran lalu lintas, yang terdiri dari 87 kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL), 33 kendaraan travel gelap, 23 mobil barang yang mengangkut orang, serta 10 bus yang masih menggunakan klakson telolet.
Secara keseluruhan, jumlah pelanggaran yang ditindak mencapai 2.664 kasus, dengan rincian 32 tilang elektronik (ETLE), 804 tilang manual, serta 1.828 teguran. Angka ini menjadi bukti bahwa masih banyak pengendara yang kurang mematuhi aturan, meski sosialisasi terus digencarkan.
Kecelakaan lalu lintas juga menjadi perhatian serius dalam operasi ini. Pada hari kelima, tercatat delapan insiden kecelakaan, yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, empat mengalami luka berat, dan tiga lainnya luka ringan. Kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp30,8 juta. Situasi ini kembali mengingatkan pentingnya kedisiplinan berlalu lintas untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya.
Plt. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Yudhi Surya Markus Pinem, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Toba 2025 tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat.
“Kapolda Sumut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi juga seluruh pengguna jalan. Dengan disiplin yang lebih baik, kita dapat menekan angka kecelakaan dan menciptakan lalu lintas yang lebih tertib,” ujarnya.
Polda Sumut mengajak seluruh masyarakat untuk semakin sadar akan pentingnya keselamatan berkendara, menjadikan kepatuhan berlalu lintas sebagai budaya, serta mendukung terwujudnya jalan raya yang lebih aman bagi semua. (HM/pe)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .