Oleh : Radar Medan | 15 Mar 2025, 09:17:07 WIB | 👁 913 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Bupati Gus Irawan Pasaribu menjalin sinergitas bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan, Agus Safari, Jumat (14/3/2025).
RADARMEDAN.COM, TAPANULI SELATAN - Sebagai bentuk keseriusan dalam akselerasi perwujudan ketahanan pangan di Kabupaten Tapanuli Selatan, Bupati Gus Irawan Pasaribu menjalin sinergitas bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan, Agus Safari, Jumat (14/3/2025).
Hal ini sangat penting, karena ribuan hektar areal pertanian Kecamatan Angkola Muaratais, Batang Angkola, Sayurmatinggi, dan Tantom Angkola, sumber airnya berada di bawah naungan BBWS Sumatera II Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
"Kehadiran kita di BBWS II Medan, antara lain memohon dukungan perbaikan Irigasi Paya Sordang yang dalam kondisi rusak parah, sebagaimana kunjungan lapangan kita bulan Januari kemarin," kata Bupati Tapsel saat dihubungi lewat telepon.
Kunjungan ini, kata Gus Irawan Pasaribu, juga sekaligus untuk menyampaikan tembusan surat usulan perbaikan Irigasi Paya Sordang yang beberapa waktu lalu disampaikan kepada Menteri PU.
Di pertemuan itu, Bupati Tapsel didampingi Wakil Ketua DPRD Abdul Basith Dalimunthe juga melaporkan jebolnya pintu air Irigasi Paya Sordang di Desa Manunggang Julu, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan.
Sebab, irigasi yang jebol itu merupakan sumber utama pengairan sawah petani Tapsel di Kecamatan Angkola Muaratais, Batang Angkola dan sebagian Sayurmatinggi. Saat ini saluran yang jebol itu telah diperbaiki seadanya agar petani bisa turun tanam.
"Kepala BBWS Sumatera II Medan telah merencanakan perbaikan saluran yang jebol itu usai musim tanam nanti. Untuk saat ini, belum bisa dilakukan karena akan menggangu tanaman petani," sebut Bupati Tapsel.
Dalam pertemuan itu juga dibicarakan tindaklanjut usulan perbaikan kerusakan parah Daerah Irigasi (DI) Batang Angkola di Kecamatan Sayurmatinggi dan Tantom Angkola. Menurut Bupati Tapsel, perbaikannya sudah direncanakan BBWS Sumatera II Medan.
"Alhamdulillah sudah direncanakan perbaikan kerusakan parah irigasi yang kami tinjau pada pertengahan bulan Januari kemarin. Di Desa Aek Badak Jae kecamatan Sayurmatinggi sudah dianggarkan sebesar Rp14 miliar," jelas Gus Irawan.
Perbaikan irigasi yang longsor di pinggir sungai ini, akan menyelamatkan sawah sekitar 3.000 hektar di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal.
Pada pertemuan dengan Kepala BBWS Sumatera II Medan Agus Safari tersebut, Bupati Tapsel juga memohon dukungan untuk perbaikan irigasi milik kabupaten di seluruh wilayah Tapsel, dengan rujukan Instruksi Presiden No.2 Tahun 2025.
"Alhamdulillah, Kepala BBWS Sumatera II Medan menyambut baik permohonan kita ini, dan nanti akan melakukan peninjauan lapangan," terang Gus Irawan yang mantan anggota DPR RI dan Dirut PT. Bank Sumut tiga periode.(Pardosi)/pe
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .