Gubsu dan Wakapolda Sepakat Tidak Ada Pembalakan Liar Hutan di Labura Berjanji Akan Rerealisasi Pemulihan Pasca Banjir Sebesar 40 M
Oleh : Radar Medan | 09 Jan 2020, 08:35:49 WIB | 👁 1952 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi bersama Kasdam I Bukit Barisan, Untung Budiarto dan Wakapolda Sumatera Utara, Mardiaz Kusin Dwihananto meninjau lokasi bencana banjir besar di Kabupaten Labuhanbatu Utara. (ANTARA/Kurnia Hamdani)
RADARMEDAN.COM - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi memantau lokasi pembalakan liar hutan atau ilegal loging melalui udara di kawasan yang diduga penyebab banjir besar di Desa Pematang, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumatera Utara bersama Kasdam I Bukit Barisan Brigjend TNI AD, Untung Budiarto dan Wakapolda Sumatera Utara Brigjend Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto.
Helikopter berwarna kuning cerah milik Asia Pulp and Paper-Sinar Mas sempat mengitari kawasan Bukit Barisan di atas titik lokasi Ijin Pemanfaatan Kayu (IPK) milik PT. Labuhanbatu Indah (LBI) di Desa Pematang dan Desa Hatapang sebelum mendarat di Lapangan SD Negeri Pematang, Rabu (8/1) siang.
Edy Rahmayadi menepis adanya pemanfaatan kawasan hutan yang dikelola PT. LBI yang menyebabkan banjir besar di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Menurut pantauan mantan Pangkostrad TNI ini, tidak ada hutan yang rusak dan gundul di kawasan Bukit Barisan tersebut.
"Saya tidak lihat ada pembalakan liar, memang ada satu proses PT. LBI dia legal, tapi saya lihat persoalannya bukan karena itu terjadi bandang gak!, karena posisinya yang disana dan kan kita melihat dari atas ini, karena saya bawa Wakapolda dan Pangdam I Bukit Barisan nanti bisa di instruksikan, kalau itu memang menjadikan dampak ya kita hentikan, tapi kalau tidak kan perlu hidup orang semua," katanya.
Edy Rahmayadi prihatin atas kejadian bencana banjir besar di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Pihaknya berjanji akan merealisasi pemulihan pasca banjir besar secepatnya dan menata kembali mulai dari infrastruktur hingga perekonomian masyarakat di daerah itu dengan anggaran Rp40 milyar.
Menurutnya, bencana ini harus diantisipasi dengan menaati peraturan jangan membangun rumah di dalam kawasan aliran Sungai dan meningkatkan tanaman hutan. "Kami akan memulihkan daerah ini pasca bencana dan masyarakat jangan membangun rumah di daerah aliran sungai," katanya.
Sementara, Wakapolda Sumatera Utara, Brigjend Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto menyampaikan hal yang sama terkait adanya pelanggaran pemanfaatan hutan di Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Pihaknya sudah mendalami dugaan pembalakan liar di daerah itu, diantaranya ijin pemanfaatan, ijin koridor dan area penggunaan. Menurutnya, PT. LBI yang beroperasi di Kawasan Bukit Barisan bukan penyebab terjadinya banjir besar, Sabtu (28/12) kemarin.
"Terkait adanya indikasi PT yang beroperasi di Labuhanbatu Utara yang selama ini dianggap masyarakat menjadi penyebab bencana, tadi sudah di sampaikan Gubernur Sumatera Utara, bahwasanya PT tersebut ada perizinannya, IPK-nya ada yang dikeluarkan oleh Dinas Kehutanan termasuk juga ada ijin koridor dan juga IPK tersebut di keluarkan di daerah Area Penggunaan Lain (APL) yang memang boleh untuk dilakukan pemanfaatan kayu," katanya.(Antara/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .