GRAS Rayakan HUT ke-7 dengan Edukasi Konservasi di SMAN 2 Medan

Oleh : Radar Medan | 02 Jun 2025, 13:12:22 WIB | 👁 953 Lihat
Sekitar Kita
GRAS Rayakan HUT ke-7 dengan Edukasi Konservasi di SMAN 2 Medan

Keterangan Gambar : Perhimpunan Penjelajah Alam Bencana dan Konservasi Generasi Rimba Alam Semesta (GRAS) melaksanakan kegiatan sosialisasi pelestarian lingkungan di SMAN 2 Medan, Selasa (27/5).


RADARMEDAN.COM - Medan, 28 Mei 2025 - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-7, Perhimpunan Penjelajah Alam Bencana dan Konservasi Generasi Rimba Alam Semesta (GRAS), sebuah organisasi pencinta alam yang berada di bawah binaan Balai Besar KSDA Sumatera Utara, melaksanakan kegiatan sosialisasi pelestarian lingkungan di SMAN 2 Medan, Selasa (27/5).

Ketua Umum sekaligus pendiri GRAS, Nurhabli Ridwan, menyampaikan bahwa peringatan HUT kali ini dilakukan secara sederhana namun penuh makna. Pagi harinya, dirinya mendonorkan darah di unit mobil PMI Kota Medan. Kegiatan berlanjut dengan kunjungan ke sekolah, di mana GRAS melakukan sosialisasi konservasi lingkungan kepada anggota siswa pecinta alam (Sispala) PALH SMAN 2 Medan.

“Salah satu fokus kegiatan kami adalah pengenalan konservasi lebah madu, penanaman pohon, serta aksi bersih lingkungan. Kami juga menyerahkan satu kotak (stup) mini lebah madu klanceng jenis Trigona laeviceps atau yang dikenal dengan sebutan ‘levi’ kepada Sispala PALH untuk dibudidayakan,” ujar Nurhabli.

Lebah jenis ini, lanjutnya, memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem karena mampu membantu penyerbukan tanaman, menghasilkan madu dan propolis, serta berperan dalam pengendalian hama alami. “Kami ingin meningkatkan kesadaran pelajar akan pentingnya konservasi spesies ini demi keberlangsungan hutan dan kehidupan manusia,” tambahnya.

GRAS merupakan organisasi non-profit yang berdiri pada 27 Mei 2018 di Kabupaten Deli Serdang. Didirikan oleh empat pemuda, Nurhabli Ridwan, Salman Naiborhu, Tommy Afandi, dan Mukhlis Azhar Pane. Organisasi ini berlandaskan prinsip musyawarah, kekeluargaan, solidaritas, dan kemandirian. GRAS berfokus pada kegiatan sosial, penanggulangan bencana, serta pelestarian alam dan lingkungan.

Selama tujuh tahun perjalanannya, GRAS telah menorehkan berbagai kegiatan dan prestasi. Di antaranya adalah penanaman pohon di kawasan rawan longsor Sibolangit, edukasi mitigasi bencana dan konservasi di sekolah-sekolah di Medan, serta budidaya vetiver dan maggot BSF. GRAS juga aktif mengembangkan konservasi lebah madu klanceng.

Tak hanya aktif di lapangan, GRAS juga turut berpartisipasi dalam berbagai agenda nasional, antara lain: Gladian Nasional Pecinta Alam se-Indonesia (2018), Latgab Navigasi Darat se-Sumatera (2019), Kemah Konservasi BBKSDA Sumut, serta menjadi narasumber dan instruktur pelatihan konservasi dan wisata alam.

Prestasi GRAS tak lepas dari pencapaian para anggotanya. Mereka telah meraih Juara 3 Duta Konservasi Alam BBKSDA Sumut (2019), Juara Harapan II Lomba Foto Lingkungan (2019), dan terpilih sebagai Duta Pemuda Peduli Lingkungan (2020). Salah satu anggotanya juga dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik Green Leadership Indonesia Batch 1 tahun 2021 yang menerima penghargaan dari Menteri LHK.

Tahun ini, GRAS kembali mendapat kepercayaan sebagai penerima manfaat layanan dana masyarakat untuk lingkungan (Small Grant Batch 2) dari BPDLH Kementerian Kehutanan melalui program FOLU RBC 2 & 3.

Sebagai bagian dari program tersebut, GRAS akan menggelar “Camp Edukasi Biodiversity and Cleanup Movement” di CA/TWA Sibolangit pada 25–26 Juni 2025 mendatang. Kegiatan ini akan melibatkan 100 pelajar SMP dan SMA sederajat dari seluruh Sumatera Utara. Mereka akan mendapatkan pelatihan konservasi, orientasi kawasan hutan, aksi tanam pohon dan bersih-bersih, serta dikukuhkan sebagai Duta Konservasi.

Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan BBKSDA Sumut, Genetika FP UISU, Alumni Green Leadership Indonesia, dan Green Youth Movement Sumut.

Malkia Valentino Saragih, Ketua Sispala PALH SMAN 2 Medan, menyampaikan apresiasinya kepada GRAS. “Selamat ulang tahun ke-7 GRAS. Terima kasih telah berbagi ilmu konservasi. Semoga GRAS terus menjadi contoh inspiratif bagi generasi muda dalam menjaga alam Indonesia, khususnya Sumatera Utara,” ucapnya.

Nurhabli menutup pernyataannya dengan mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota dan pihak yang telah mendukung GRAS selama ini. Ia menegaskan bahwa pencapaian organisasi tidak lepas dari bimbingan dan pendampingan Balai Besar KSDA Sumut sebagai pembina GRAS dalam bidang konservasi alam. 
 

Kontributor/Penulis : Nurhabli Ridwan ( Kader Konservasi Alam / KPA GRAS ) - Balai Besar KSDA Sumatera Utara/PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas