Dua Pencuri Anak Lembu di Simalungun Dibekuk Usai Kabur Pakai Sedan dan Tabrak Pemotor

Oleh : Radar Medan | 12 Mei 2026, 21:42:30 WIB | 👁 532 Lihat
Hukum dan Kriminal
Dua Pencuri Anak Lembu di Simalungun Dibekuk Usai Kabur Pakai Sedan dan Tabrak Pemotor

Keterangan Gambar : Dua pelaku pencurian anak lembu berhasil diamankan setelah sempat kabur menggunakan mobil sedan hitam dan menabrak pengendara sepeda motor di kawasan Simpang Pasar Baru Sigagak, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Selasa (12/5/2026).


RADARMEDAN. COM, SIMALUNGUN - Respons cepat layanan Call Center 110 Polri kembali membuahkan hasil. Dua pelaku pencurian anak lembu berhasil diamankan setelah sempat kabur menggunakan mobil sedan hitam dan menabrak pengendara sepeda motor di kawasan Simpang Pasar Baru Sigagak, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Selasa (12/5/2026).

Kedua pelaku yang sempat menjadi sasaran amuk warga itu akhirnya diamankan personel Polsek Dolok Batu Nanggar bersama Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun setelah laporan masyarakat masuk melalui layanan 110.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, mengatakan keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak terlepas dari peran aktif masyarakat yang cepat melapor serta sinergi personel di lapangan.

“Ini bukti bahwa kolaborasi masyarakat dan Polri berjalan efektif. Warga menghubungi 110, personel langsung bergerak dan pelaku berhasil diamankan pada hari yang sama,” ujar AKP Verry Purba saat dikonfirmasi, Selasa (12/5/2026).

Peristiwa itu bermula sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, Supriadi (50), warga yang sedang menggembalakan ternak di areal perkebunan PTPN IV Unit Laras, Huta II Nagori Tumorang, Kecamatan Gunung Maligas, melihat mobil sedan hitam BK 1271 XO terparkir menghadap ke arah Serbelawan.

Tak lama kemudian, dua pria turun dari mobil dan langsung menangkap seekor anak lembu milik warga bernama Jumian. Hewan ternak itu kemudian dimasukkan ke dalam mobil melalui pintu belakang sebelah kiri.

Melihat aksi tersebut, Supriadi langsung menghubungi rekannya, Surianto, lalu melakukan pengejaran menggunakan sepeda motor sambil berteriak meminta bantuan warga sekitar.

Kapolsek Dolok Batu Nanggar, AKP Gunawan Sembiring SH, mengatakan keberanian saksi menjadi faktor penting dalam pengungkapan kasus tersebut.

“Respons cepat saksi di lokasi sangat membantu. Ia langsung melakukan pengejaran dan memberi informasi kepada warga sekitar sehingga pelaku dapat terlacak,” kata AKP Gunawan Sembiring.

Pengejaran berlangsung hingga ke wilayah perbatasan Silinduk dan Gunung Maligas. Namun pelaku tetap melarikan diri dengan kecepatan tinggi.

Saat tiba di Simpang Pasar Baru Sigagak, mobil yang dikendarai pelaku menabrak sepeda motor Yamaha Vixion BK 5905 TAY. Setelah kendaraan berhenti, warga yang berada di lokasi langsung mengamankan kedua pelaku.

Sekitar pukul 09.29 WIB, seorang warga bernama Muhammad Husnul Salam kemudian menghubungi Call Center 110 Polri dan melaporkan adanya dua pelaku pencurian yang diamankan warga di dekat SPBU pintu masuk Tol Sinaksak.

Mendapat laporan itu, Kapolsek Dolok Batu Nanggar AKP Gunawan Sembiring bersama personel gabungan langsung menuju lokasi. Turut hadir Kanit Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun IPTU Ivan Purba SH, Kanit Reskrim Polsek Serbelawan IPDA Liwusha R. Siagian SH, Kanit Sabhara IPDA Masa Seletari SH, beserta personel lainnya.

“Setibanya di lokasi, personel langsung mengamankan situasi dan mengimbau warga agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri,” ucap AKP Gunawan Sembiring.

Kedua pelaku diketahui bernama Surono (49), petani, warga Huta Dipar, Huta II, Kecamatan Gunung Malela, dan Hendra Syahputra, wiraswasta, warga Aman Dari B, Kecamatan Dolok Batu Nanggar.

Karena mengalami luka akibat dipukuli massa, keduanya terlebih dahulu dibawa ke Puskesmas Tapian Dolok untuk mendapatkan perawatan medis sebelum menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil sedan hitam BK 1271 XO serta seekor anak lembu milik korban.

Kasus tersebut kini ditangani Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun guna pengembangan lebih lanjut, termasuk menyelidiki kemungkinan adanya jaringan pencurian ternak lainnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengapresiasi respons cepat personel di lapangan serta peran aktif masyarakat dalam membantu pengungkapan kasus.

“Layanan Call Center 110 merupakan sarana cepat bagi masyarakat untuk melaporkan gangguan kamtibmas. Kami mengimbau masyarakat jangan ragu melapor karena setiap informasi yang masuk akan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.(HM)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas