Bupati Labuhanbatu Sambut Kepulangan Mahasiswa Terdampak Banjir di Aceh
Oleh : Radar Medan | 07 Des 2025, 19:10:41 WIB | 👁 715 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Bupati Labuhanbatu, Maya Hasmita menyambut kepulangan mahasiswa asal Labuhanbatu yang terdampak bencana banjir di Provinsi Aceh. Penyambutan berlangsung di Rumah Dinas Bupati, Jl WR Supratman, Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Sabtu (6/12/2025).
RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU - Bupati Labuhanbatu, Maya Hasmita menyambut kepulangan mahasiswa asal Labuhanbatu yang terdampak bencana banjir di Provinsi Aceh. Penyambutan berlangsung di Rumah Dinas Bupati, Jl WR Supratman, Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Sabtu (6/12/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Asisten III Setdakab Zaid Harahap, Kepala Dinas Kominfo Ahmad Fadly Rangkuti, Kepala Disdukcapil Maznil Khairi, Kepala DPPPA Tuti Noprida Ritonga, Plt Kabag Protokol, Ketua PMI Labuhanbatu Muhammad Rusli, serta para orang tua mahasiswa.
Dalam kesempatan itu, Bupati Maya menyampaikan rasa haru dan empati atas musibah yang menimpa masyarakat di Aceh, termasuk para mahasiswa Labuhanbatu yang turut terdampak. Ia menegaskan bahwa penjemputan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah.
"Kami dari Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu merasakan apa yang dirasakan adik-adik mahasiswa. Kami khawatir tentang kondisi kesehatan, potensi penjarahan, human trafficking, serta kekhawatiran yang dirasakan para orang tua," ujar Bupati.
Bupati juga meminta mahasiswa yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan atau Puskesmas terdekat. Selain itu, mahasiswa yang kehilangan dokumen identitas seperti KTP atau Kartu Keluarga (KK) akibat banjir diminta segera menghubungi Disdukcapil untuk penerbitan identitas baru.
Menutup arahannya, Bupati Maya menyampaikan permohonan maaf bila dalam proses penjemputan terdapat kekurangan. Maya berjanji bila situasi di Aceh telah kondusif, Pemkab Labuhanbatu akan memfasilitasi keberangkatan mahasiswa kembali ke kampus masing-masing.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PMI Labuhanbatu, Muhammad Rusli menyampaikan bahwa sebanyak 80 mahasiswa tiba pada pemulangan gelombang kedua ini. Pemulangan tersebut terlaksana berkat kerja sama dengan ikatan mahasiswa asal Labuhanbatu di Aceh.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa, Muhammad Habibi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati dan Pemkab Labuhanbatu atas bantuan dan fasilitas kepulangan mereka. "Alhamdulillah, berkat bantuan ini kami dapat dievakuasi dari lokasi bencana. Banyak dari kami yang mengalami trauma akibat kejadian tersebut," ujarnya.
Sebagai informasi, sebelumnya Pemkab Labuhanbatu telah menjemput 77 mahasiswa. Pada gelombang kedua ini, sebanyak 80 mahasiswa kembali dipulangkan.
Mereka merupakan mahasiswa dari empat perguruan tinggi, yaitu Universitas Malikussaleh, Universitas Samudra Langsa, Politeknik Negeri Lhokseumawe, dan UIN. (BS)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .