BTSE Indonesia Memasuki Salah Satu Pasar Kripto dengan Pertumbuhan Tercepat di Asia Joint venture strategis melakukan rebranding NVX menjadi BTSE Indonesia
Oleh : Syaiful W Harahap | 03 Jul 2026, 20:32:50 WIB | 👁 93 Lihat Ekonomi
Keterangan Gambar : Peluncuran BTSE Indonesia di Jakarta, 3/7/2026. (Foto: RADARMEDAN.com/Syaiful W. Harahap)
RADARMEDAN.com – BTSE Group, penyedia terkemuka solusi perdagangan aset blockchain dan teknologi, hari ini, 3 Juli 2026,di Jakarta mengumumkan peluncuran resmi BTSE Indonesia, bursa aset digital dan aset kripto Indonesia yang teregulasi yang didirikan melalui joint venture antara BTSE Group dan PT Aset Kripto Internasional. Peluncuran ini mengikuti keberhasilan rebranding NVX, salah satu platform aset digital teregulasi terkemuka di Indonesia.
Di bawah struktur joint venture ini, BTSE Group akan menyediakan pondasi platform perdagangan dengan menghadirkan infrastruktur perdagangan kelas dunia, likuiditas yang mendalam, serta teknologi yang andal untuk memastikan pengalaman terbaik bagi para pengguna.
BTSE Indonesia akan berfokus pada akuisisi pengguna, pemasaran, kemitraan strategis, dan penjualan, dengan memanfaatkan pengetahuan pasar dan hubungan yang kuat untuk mempercepat pertumbuhan di Indonesia.
BTSE Indonesia telah memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang memungkinkan perusahaan untuk beroperasi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang teregulasi. Sebagai salah satu dari sedikit entitas yang telah memperoleh persetujuan untuk memfasilitasi perdagangan aset kripto di Indonesia, BTSE Indonesia memberikan jaminan yang lebih besar kepada pengguna melalui perlindungan aset pelanggan yang kuat, kepatuhan terhadap peraturan anti pencucian uang, serta operasional bisnis yang transparan.
Perizinan tersebut memungkinkan BTSE Indonesia untuk bekerja sama dengan bank-bank lokal di Indonesia, penyedia payment gateway, serta menawarkan produk keuangan digital yang teregulasi, termasuk layanan deposit, penarikan, dan konversi Rupiah Indonesia (IDR), serta pasangan perdagangan dalam denominasi rupiah (IDR), yang merupakan kapabilitas penting bagi basis pengguna kripto Indonesia yang berkembang pesat. Perizinan ini juga memungkinkan BTSE Indonesia untuk memperluas portofolio produknya, termasuk potensi menghadirkan perdagangan futures dan layanan lainnya, sesuai dengan peraturan dan pedoman yang ditetapkan oleh otoritas Indonesia.
"Indonesia memiliki semua yang dibutuhkan untuk menjadi pusat kripto besar berikutnya di Asia; populasinya, permintaannya, dan kini juga kerangka regulasinya. Yang dibutuhkan sekarang adalah kombinasi yang tepat antara infrastruktur global dan keahlian lokal. Itulah tepatnya yang dihadirkan oleh joint venture ini," ujar Jeff Mei, Chief Operating Officer BTSE Group.
"Integrasi dengan BTSE menandai babak baru bagi aset digital di Indonesia. Dengan keahlian lokal yang mendalam serta dukungan dari salah satu exchange global terkemuka, BTSE Indonesia berada pada posisi yang unik untuk menghadirkan platform perdagangan yang aman, kompetitif, dan sepenuhnya mematuhi regulasi lokal. Kami antusias menghadirkan standar global kepada para pengguna di Indonesia serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia," ujar Stephanie Kusnadi, Chief Strategy Officer BTSE Indonesia.
Pengguna dapat mendaftarkan akun BTSE Indonesia melalui situs resmi: www.btse.id
Tentang BTSE Group BTSE
Group adalah perusahaan teknologi blockchain global yang berfokus pada tiga lini bisnis utama: Exchange, Payments, dan Infrastructure Development. Exchange BTSE mendukung lebih dari 350 mata uang kripto dan lebih dari 100 kontrak perpetual futures dengan volume perdagangan bulanan melebihi 30 miliar dolar AS setara dengan Rp 539.010.000.000.000.
Platform pembayaran kami menyediakan layanan pembayaran masuk dan keluar dalam mata uang fiat maupun kripto, serta layanan OTC untuk lebih dari 50 mata uang utama. Selain itu, solusi enterprise kami memungkinkan bisnis untuk menggunakan infrastruktur exchange kami secara white-label, dompet digital, payment gateway, akses likuiditas, dan berbagai layanan lainnya.
Ilustrasi (Sumber: btse.id)
Tentang BTSE Indonesia
BTSE Indonesia adalah platform perdagangan aset digital yang teregulasi dan berkomitmen untuk memperluas akses terhadap ekonomi digital melalui solusi blockchain yang aman, transparan, dan inovatif.
Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BTSE Indonesia menggabungkan teknologi exchange global dengan standar regulasi lokal untuk menyediakan akses terpercaya ke lebih dari 200 aset digital, dengan pasangan perdagangan rupiah (IDR) dan dolar AS (USDT).
Melalui fokus yang kuat pada keamanan, kepatuhan, dan edukasi keuangan, BTSE Indonesia memberdayakan individu maupun institusi untuk berpartisipasi dengan percaya diri dalam masa depan keuangan digital. [*]
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .