Bobby Nasution Targetkan Jembatan Baru di Nias Barat Rampung Akhir Tahun

Oleh : Radar Medan | 14 Jun 2025, 09:50:34 WIB | 👁 601 Lihat
Daerah
Bobby Nasution Targetkan Jembatan Baru di Nias Barat Rampung Akhir Tahun

Keterangan Gambar : Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution didampingi Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu, Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia, Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu serta Wali kota Gunung Sitoli Sowa


RADARMEDAN.COM, NIAS BARAT - Pembangunan Jembatan Idano Noyo di Kabupaten Nias Barat resmi dimulai pada Jumat, 13 Juni 2025. Proyek tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, di Desa Tuwuna.

Jembatan Idano Noyo sebelumnya ambruk akibat banjir besar pada Maret lalu. Kini, jembatan tersebut akan dibangun ulang dengan spesifikasi kelas A, setara dengan jembatan yang ada di jalan nasional. Gubernur Bobby menegaskan bahwa proyek ini sempat tertunda, namun kini akan dilaksanakan dengan kualitas terbaik.

"Perencanaan jembatan ini bukan pertama, tetapi tertunda atau terhenti karena satu dan lain hal. Sekarang kita bangun dengan kualitas yang baik," kata Bobby Nasution setelah acara groundbreaking.

Jembatan Idano Noyo akan dibangun dengan teknik abutment tanpa tiang tengah, memiliki panjang 95 meter dan lebar 9 meter, yang terdiri dari 7 meter badan jalan dan masing-masing 1 meter trotoar di kedua sisi. Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp46,7 miliar dan ditargetkan rampung pada Desember 2025.

Bobby Nasution mengajak seluruh pihak untuk mendukung proyek ini, karena menjadi simbol awal pembangunan infrastruktur besar di Kepulauan Nias. Ia juga menyebutkan bahwa pada bulan Juli, perbaikan jalan-jalan di Nias akan dimulai dengan anggaran Rp204 miliar.

"Ini pembangunan infrastruktur pertama di era kepemimpinan kami, dan juga menjadi simbolis pembangunan infrastruktur di Nias. Jadi, butuh dukungan dan kerja sama semua pihak," ujarnya.

Dampak runtuhnya jembatan tersebut sangat dirasakan masyarakat sekitar. Salah satu warga, Sri Astriany Gulo, menyebutkan bahwa sejak jembatan roboh, ia harus menyeberangi sungai dengan perahu, yang memakan waktu lebih lama dan biaya lebih besar.

"Setiap hari saya melewatinya pulang pergi. Yang biasanya dari rumah jam 7 pagi, sekarang harus jam 6 pagi. Tidak efektif dan efisien, ditambah biaya Rp20 ribu sekali menyeberang. Kami sangat berharap bisa selesai secepatnya," ungkap Sri.

Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, mengatakan masyarakat mendukung penuh pembangunan jembatan ini. Bahkan, empat warga telah menghibahkan tanah dan rumah mereka demi kelancaran proyek tersebut.

"Ada empat warga yang rumahnya terkena pembangunan jembatan ini. Mereka telah berkomitmen dan menghibahkan tanahnya. Bahkan, satu warga rumahnya habis, tersisa hanya dua meter. Kita akan coba bantu warga tersebut agar memiliki rumah kembali," kata Eliyunus.

Acara groundbreaking ini turut dihadiri para bupati dan wali kota se-Kepulauan Nias, Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, unsur Forkopimda, anggota DPRD Sumut, serta tokoh agama, adat, dan masyarakat setempat. Ini menjadi pembangunan fisik perdana di masa kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution dan Wakil Gubernur Surya.(hm/PE)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas