Beredar Kabar Polisi Grebek Lokasi Tes Antigen Bekas di Kualanamu

Oleh : Radar Medan | 28 Apr 2021, 22:05:59 WIB | 👁 435 Lihat
Umum
Beredar Kabar Polisi Grebek Lokasi Tes Antigen Bekas di Kualanamu

RADARMEDAN.COM - Beredarnya kabar viral di media sosial, bahwa personel polisi dari satuan Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumut (Ditreskrimsus Poldasu) telah menggerebek lokasi yang diduga tempat tes antigen dengan alat bekas di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, telah menuai keresahan warga yang hendak melakukan perjalanan dengan via penerbangan udara/pesawat terbang.

Dalam hal ini, Dirkrimsus Polda Sumut Kombes Pol Jhon Charles Edison Nababan SIK MH angkat bicara dan membenarkan kejadian tersebut terkait penggerebekan lokasi tes antigen bekas di bandara Kualanamu serta dilakukannya penangkapan terhadap para pelaku yang diduga kuat telah melakukan pelanggaran UU kesehatan ini.

"Benar pak, masih dalam proses pendalaman, Nanti disampaikan iya Pak untuk paparannya," kata Dirkrimsus Polda Sumut Kombes Pol Jhon Nababan kepada awak media RADARMEDAN.COM, saat dikonfirmasi, Rabu (28/4/2021) pukul 17:43 WIB melalui pesan singkatnya dari WhatsApp.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi SIK juga membenarkan kejadian tersebut.

"Iya benar, udah ada lima sampai dengan enam orang petugas yang ada di salah satu ruangan itu yang melakukan pemeriksaan rapid test. Totalnya saya tidak tahu persis berapa tapi beberapa sudah kita minta keterangan," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi SIK kepada awak media RADARMEDAN.COM, Rabu (28/4/2021) pukul 19:39 WIB melalui pesan singkatnya dari WhatsApp.

Hadi mengatakan penggerebekan dilakukan oleh Subdit 4 Krimsus Polda Sumut pada Selasa (27/4/2021) di salah satu ruangan di Bandara Kualanamu. Dia mengatakan penggerebekan dilakukan karena ada dugaan pelanggaran UU Kesehatan.

"Jadi benar Subdit 4 Krimsus itu melakukan penindakan terhadap dugaan Tindak Pidana UU Kesehatan. Lokasinya di salah satu ruangan di Bandara Kualanamu. Penindakan itu dilakukan kemarin sore ada beberapa orang yang sudah kita mintai keterangan, sudah kita periksa dan sampai saat ini penyidik Subdit 4 masih terus mendalami," ujar Hadi.

Hadi belum menjelaskan apa status hukum keenam orang yang diamankan tersebut. Pemeriksaan masih dilakukan.

"Iya itu dugaan-dugaan ke arah situ semuanya didalami oleh penyidik. Makanya nanti penyidik secara komprehensif pendalaman baru nanti disampaikan," ujar Hadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggerebekan dilakukan di Laboratorium Rapid Test Antigen Kimia Farma lantai M Bandara Kuanalamu sekira pukul 15:45 WIB, pada Selasa (27/4/2021).

Penggerebekan diawali dengan penyamaran oleh salah seorang anggota Krimsus Polda Sumut. Saat penyamaran, salah satu polisi mendaftar sebagai calon penumpang yang hendak mengikuti rapid test. Selanjutnya petugas krimsus mengisi daftar calon pasien untuk mendapatkan nomor antrian.

Setelah mendapatkan nomor antrian maka petugas krimsus di panggil nama dan masuk ke ruang pemeriksaan untuk di ambil sampel yang di masukkan alat tes rapid antigen kedalam kedua lubang hidung. Petugas itu kemudian menunggu 10 menit hasil tes keluar dan setelah hasilnya keluar, petugas tersebut dinyatakan "Positif".

Akibatnya terjadi perdebatan dan saling balas argumen maka di periksa seluruh isi ruangan labolatorium rapid antigen dan para petugas kimia farma di kumpulkan, maka petugas kirmsus Poldasu mendapati barang bukti , ratusan alat yang di pakai untuk rapid antigen untuk pengambilan sampel bekas dan telah di daur ulang.

Menurut keterangan dari petugas kimia farma, yang ketakutan saat di interogasi oleh petugas krimsus Poldasu mengatakan alat yang di gunakan untuk pengambilan sampel yang di masukkan ke dalam hidung setelah di gunakan, di cuci dan di bersihkan kembali di masukkan kedalam bungkus kemasan untuk di gunakan dan di pakai untuk pemeriksaan orang berikutnya.

Pukul 16.15 wib AKP Jeriko kanit 2 subdit 4 Tipiter Krimsus Poldasu membawa para petugas kimia farma berikut barang bukti guna pemeriksaan lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang di amankan diantaranya : 
1. Komputer 2 unit
2. Mesin printer 2 unit
3. Uang kertas 
4. Ratusan alat rapid test bekas yang sudah di cuci bersih dan telah di masukkan kedalam kemasan.
5. Ratusan alat pengambil sampel rapid antigen yang masih belum di gunakan.
(Rio-RM)/PE


TAG : covid19,sumut


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Screenshot_20210506_080621_compress80.jpg

Wakil Walikota Medan Ultimatum Dinas Pendidikan 2x24 Jam Selesaikan Dana Bantuan Guru Honorer

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔11:50:30, 06 Mei 2021

RADARMEDAN.COM - Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman lakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Dinas Pendidikan Kota Medan. Hal itu dilakukan karena ada laporan dari para tenaga pengajar yang sampai saat ini bantuan honorer tenaga pendidik belum cair. "Saya terima laporan jika bantuan dana honorer tenaga guru belum cair. Apa masalahnya, . . .

Berita Selengkapnya
Screenshot_20210501_154611_compress20.jpg

Satu Warga Dairi Meninggal Positif Covid-19, Dimakamkan Secara Protokol Kesehatan

🔖 KESEHATAN 👤Radar Medan 🕔15:51:22, 01 Mei 2021

RADARMEDAN.COM, DAIRI - Satu warga Dairi inisial KL berusia 71 tahun meninggal dunia dalam status terkonfirmasi positif Covid-19. Warga dari itu sebelumnya memiliki penyakit terdahulu yakni gagal ginjal kronis dan sudah melakukan cuci darah selama 10 tahun lebih. "Warga ini sempat mendapat perawatan di RSU Bina Kasih sejak 26 April 21 lalu . . .

Berita Selengkapnya
Screenshot_20210430_142432_compress23.jpg

Manager Kimia Farma Kualanamu Raup Untung Rp30 Juta Perhari dari Antigen Bekas

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔14:28:07, 30 Apr 2021

RADARMEDAN.COM - Polda Sumut menyatakan Plt Business Manajer Laboratorium Kimia Farma Medan berinisial PM yang merangkap Kepala Layanan Kimia Farma Diagnostik Bandara Kualanamu meraup keuntungan sebesar Rp30 juta per hari dari pelayanan tes antigen menggunakan alat bekas. Nominal tersebut terungkap penyidikan yang dilakukan Direskrimsus Polda . . .

Berita Selengkapnya
Screenshot_20210226_185000_compress73.jpg

Panas, Saling Serang di Medsos Politisi Gerindra, Begini Tulis Bobby Nasution

🔖 POLITIK 👤Radar Medan 🕔08:51:35, 30 Apr 2021

RADARMEDAN.COM - Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Romo Muhammad Syafii, terlibat debat panas dengan Wali Kota Medan yang juga menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution, terkait pencopotan Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Edwin yang dianggap Bobby lamban menangani Covid-19 di Kota Medan. Pencopotan itu menuai reaksi dari Romo Syafii yang . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20210430-WA0000_compress65.jpg

Polda Sumut Tetapkan Lima Orang Tersangka Penggunaan Alat Bekas Rapid Test dan Swab di Kualanamu

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔06:12:07, 30 Apr 2021

RADARMEDAN.COM - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) berhasil mengungkap penggunaan alat bekas rapid test antigen atau swab antigen di Bandara Internasional Kualanamu (KNIA), Selasa (27/04/2021) lalu. Hal itu disampaikan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, pada saat gelar jumpa pers di Mapolda Sumut, Kamis . . .

Berita Selengkapnya
Screenshot_20210429_160810_compress81.jpg

Viral Babi Ngepet di Depok Ternyata Hoax, Pelaku Minta Maaf kepada Publik

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔16:18:29, 29 Apr 2021

RADARMEDAN.COM, DEPOK - AI (44), tersangka penyebar hoaks babi ngepet di Bedahan, Sawangan, Depok, Jawa Barat, meminta maaf kepada publik atas perbuatannya. Ia kini ditahan Polres Metro Depok.  "Saya pertama mau mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kejadian pada hari Selasa yang viral itu, babi ngepet, adalah berita hoaks atau berita . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20210428-WA0027.jpg

Beredar Kabar Polisi Grebek Lokasi Tes Antigen Bekas di Kualanamu

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔22:05:59, 28 Apr 2021

RADARMEDAN.COM - Beredarnya kabar viral di media sosial, bahwa personel polisi dari satuan Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumut (Ditreskrimsus Poldasu) telah menggerebek lokasi yang diduga tempat tes antigen dengan alat bekas di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, telah menuai keresahan warga yang hendak melakukan perjalanan dengan . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20210427-WA0005_compress96.jpg

KPU Labuhanbatu Tetapkan Paslon Erik-Rosa Pemenang Pilkada 2020

🔖 POLITIK 👤Radar Medan 🕔09:01:10, 28 Apr 2021

RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Labuhanbatu akhirnya menetapkan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu nomor urut 2, Erik Atrada Ritonga-Ellya Rosa Siregar sebagai pemenang Pilkada Labuhanbatu tahun 2020. Hal ini ditetapkan pada rapat pleno terbuka rekapitulasi Penghitungan Suara Ulang . . .

Berita Selengkapnya
FB_IMG_1619520152987_compress94.jpg

Dubes Ceko Kagumi Keindahan Pariwisata di Sumut Khususnya Danau Toba

🔖 INTERNASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:49:42, 27 Apr 2021

RADARMEDAN.COM – Duta Besar Ceko untuk Indonesia Jaroslav Dolecek mengagumi keindahan sejumlah destinasi pariwisata di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), khususnya destinasi super prioritas Danau Toba. Bahkan Ceko berniat menjalin kerja sama dan membangun hotel di kawasan pariwisata. Hal tersebut diungkapkan Jaroslav Dolecek saat berkunjung . . .

Berita Selengkapnya
Screenshot_20210427_111429_compress94.jpg

Vandiko Gultom Minta ASN Samosir Loyal Kepada Masyarakat dalam Melayani Jangan Dilayani

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:42:41, 27 Apr 2021

RADARMEDAN.COM, SAMOSIR - Usai dilantik oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi Senin (26/4/2021), Bupati Samosir Vandiko Gultom dan Martua Sitanggang langsung memimpin apel perdana dilapangan pemerintah daerah Samosir, Selasa(274/2021). Saat apel perdana itu dalam menyampaikan kata sambutan, Bupati Samosir Vandiko Gultom langsung . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Anda Suka Smartphone Samsung atau OPPO?
  Samsung
  Oppo

Video Terbaru

Lihat Semua Video