Rico Waas: Rumah Anak SIGAP di Medan Harus Sukses dan Berkelanjutan
Oleh : Radar Medan | 26 Mei 2026, 18:21:03 WIB | 👁 585 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi Tanoto Foundation di rumah dinas Wali Kota Medan, Selasa (26/5/2026).
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan dukungan terhadap pembangunan Rumah Anak SIGAP di Kota Medan. Ia mengingatkan agar program yang digagas Tanoto Foundation itu tidak berhenti sebatas peluncuran, melainkan benar-benar berjalan sukses dan berkelanjutan.
“Program ini sangat baik untuk membangun karakter anak sejak dini. Namun yang terpenting, harus sukses dan berkelanjutan. Jangan hanya berhenti saat launching saja,” tegas Rico Waas saat menerima audiensi Tanoto Foundation di rumah dinas Wali Kota Medan, Selasa (26/5/2026).
Rico Waas menambahkan, pemerintah memiliki kewajiban menciptakan kehidupan yang layak bagi anak. Karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini. Ia menilai, kerja sama dalam mewujudkan Rumah Anak SIGAP merupakan gerak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup manusia dan keluarga.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Tanoto Foundation melaporkan progres pembangunan Rumah Anak SIGAP di Kota Medan. Dari lima lokasi yang ditargetkan, tiga titik telah dipastikan, yakni di Kelurahan Pangkalan Mansur, Kantor Lurah Tanjung Mulia, serta satu PAUD di Kelurahan Sicanang. Selain itu, survei lokasi juga telah dilakukan sebagai bagian dari tahapan awal pelaksanaan program.
Audiensi tersebut dihadiri Eced Head Jakarta Program Implementation Lead Jakarta Merryen Silalahi, Regional Lead Sumatera Utara Medi Yusva, Project Management Unit Felly Ardan, serta Policy Advokasi Bobby Widanto. Turut hadir pula pimpinam perangkat daerah antara lain Plt. Kadis Pendidikan Laksamana Putera Siregar dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3APMP2KB), Edliaty.
Rumah Anak SIGAP merupakan inisiatif berbasis komunitas yang berfokus pada pengembangan anak usia dini, khususnya usia 0–3 tahun, sekaligus pencegahan stunting. Program ini membekali orang tua dengan keterampilan pengasuhan, stimulasi tumbuh kembang, serta edukasi gizi agar anak siap memasuki pendidikan dasar.
Program yang dijalankan meliputi stimulasi kelompok (group play) melalui aktivitas bermain terarah sesuai tahapan usia anak, stimulasi individu (one-on-one) bagi anak yang membutuhkan pendampingan khusus, serta kelas pengasuhan bagi orang tua. Materi kelas mencakup edukasi nutrisi seperti pembuatan MPASI, penanganan anak tantrum, hingga penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .