Breaking News
Pemkab Deli Serdang Dukung Pelaksanaan MUPEL PERMATA GBKP ke-XXIII
Ratusan Pencari Kerja Padati Rabu Walk In Interview
Kabar Gembira, 8.533 PPPK Paruh Waktu Pemko Medan Dipastikan Terima THR & Gaji 13
PSEL Medan Raya Mulai Dipersiapkan, Pemko Medan Bebaskan Lahan Anggaran 2026
MPR RI Gulirkan 5.000 Paket Bantuan ke Sumut
Relaksasi KUR di Wilayah Bencana, Gubernur Bobby Nasution Percepat Sinkronisasi Data UMKM
Koperasi Merah Putih di Sumut Semakin Prospektif, Dorong Kemandirian Ekonomi
Terima Diplomatik Thailand, Gubernur Bobby Nasution Bahas Peluang Kerja Sama Perfilman dan Pendidika
Remaja 15 Tahun yang Hanyut di Sungai Lae Sembelin Dairi Ditemukan Meninggal Dunia
Wagub Sumut Surya Ikuti Rakor Penyaluran Bantuan Presiden bagi Korban Bencana
Warga Natuna Minta WNI dari Wuhan, China Dikarantina Ditengah Laut dalam KRI
Random Video
- Video Rekaman Warga Mobil Tabrak Pohon dan Terbakar di Padang Bulan Tewaskan Pengendara
- Kebakaran di Situnggaling Hanguskan Satu Rumah Penduduk
- Ini Video Penampakan Kota Medan Pasca 12 Jalan Ditutup Untuk Minimalisir Pergerakan Masyarakat
- Begini Cara Bertahan Ditengah Pandemi Bermodal Ubi Talas
- Warung Mie Aceh di jalan suka mulia terbakar
RADARMEDAN.COM, NATUNA - Warga Natuna menyampaikan sedikitnya enam tuntutan kepada pemerintah pusat terkait karantina WNI dari China di Natuna.
Tuntutan tersebut antara lain, meminta pemerintah pusat memindahkan WNI dari Wuhan ke kapal perang atau KRI dan dikarantina di pantai/tengah-tengah laut.
Menuntut Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto berkantor di daerah setempat selama masa observasi/karantina WNI dari Wuhan, China, sebagai bentuk jaminan kesehatan dan keamanan bagi masyarakat Natuna.
“Kemudian pemerintah pusat maupun daerah membuat posko layanan kesehatan daurat dan cepat, serta mendatangkan tenaga psikiater untuk masyarakat Natuna,” kata Tokoh Pemuda Natuna, Haryadi, Minggu (2/2/2020).
Tulis Komentar dengan Facebook
