Breaking News
Lacrimi si Sfinti Menjadi Destinasi Kuliner yang Memadukan Suasana Elegan dan Rasa Autentik
Kendalikan Penangkapan Ikan Pora-Pora, Dinas Kelautan dan Perikanan Sumut Aktif Awasi Perairan Danau
Penyaluran Bantuan ZIS Rp2,93 Miliar, Wagub Sumut: Zakat Jadi Kekuatan Sosial Luar Biasa
Warga Binjai Sambut Baik Program Internet Gratis Gubernur Bobby Nasution
Bobby Nasution Dorong Event Internasional Berkelas Dunia untuk Dongkrak Pariwisata Sumut
Pj Sekdaprov Sumut Kukuhkan Pengurus Korpri Karo 2025–2030
Buka Puasa Bersama KAHMI Sumut, Rico Waas Terima Masukan untuk Pembangunan Medan
Sekda Kota Medan Safari Ramadan di Masjid Al Hasanah Polonia
Terima Bupati Nias Utara, Bobby Nasution Tekankan Pentingnya Pemetaan Pembangunan
Wali Kota Medan Pastikan Pelayanan Maksimal Selama Mudik Lebaran 2026
Warga Natuna Minta WNI dari Wuhan, China Dikarantina Ditengah Laut dalam KRI
Random Video
- Vidio Banjir di Desa Bandar Durian Kecamatan Aek Natas Kabupaten Labuhanbatu Utara (Jumat, 24 Juli 2020)
- Makan Ayam Dibanderol 800 Ribu, Rumah Makan Di Dairi Viral
- Ini Video Detik-detik Jambret Yang Tewaskan Pelajar di Labuhanbatu
- Ini Serunya Mancing Liar di Bendungan Hutan atau Cekdam Ala Youtuber
- Dump Truk Angkut Tanah terbalik di Duren 7
RADARMEDAN.COM, NATUNA - Warga Natuna menyampaikan sedikitnya enam tuntutan kepada pemerintah pusat terkait karantina WNI dari China di Natuna.
Tuntutan tersebut antara lain, meminta pemerintah pusat memindahkan WNI dari Wuhan ke kapal perang atau KRI dan dikarantina di pantai/tengah-tengah laut.
Menuntut Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto berkantor di daerah setempat selama masa observasi/karantina WNI dari Wuhan, China, sebagai bentuk jaminan kesehatan dan keamanan bagi masyarakat Natuna.
“Kemudian pemerintah pusat maupun daerah membuat posko layanan kesehatan daurat dan cepat, serta mendatangkan tenaga psikiater untuk masyarakat Natuna,” kata Tokoh Pemuda Natuna, Haryadi, Minggu (2/2/2020).
Tulis Komentar dengan Facebook
