Chelsea vs Juventus Laga Persahabatan di Hong Kong Rabu 5 Agustus 2026 Pukul 18.30 WIB
AC Milan vs Inter Milan Derby Laga Persahabatan di Perth 5 Agustus 2026 Pukul 17.00 WIB
Bupati Karo Lantik Kepala Sekolah SD dan SMP Ini Daftarnya
18 Tim SMP Ikuti Lomba Cerdas Cermat Tingkat Kabupaten Toba
Stafsus Menag Gugun Gumilar Datangi Chapel USU, Minta Ibadah Jalan Terus Damai Dulu Baru Renovasi
Bayern Munich Tandang ke Jeju FC Laga Persahabatan di Korea Selatan 4 Agustus 2026 Pukul 18.00 WIB
Liverpool Ditekuk Leeds United di Laga Persahabatan di Chicago
Paviliun Deliserdang Raih Terbaik I PRSU ke-50
Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Rico Waas Dorong Penguatan Sinergi Pemko-DPRD Medan
Wagub Sumut Surya Tegaskan Dukungan Pemprov untuk Pelestarian HKBP Sudirman di HUT ke-114
Bertemu dengan Dubes RRT, Gubernur Sumut Bobby Nasution Perdalam Kerja Sama Pertanian
Berita Foto Populer
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menerima kunjungan kehormatan Duta Besar luar biasa dan berkuasa penuh Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia di Anjungan Lantai 9 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro 30, Kota Medan, Kamis (19/6).
MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution membahas kerja sama dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), bersama Duta Besar RRT untuk Indonesia, Wang Lutong. Sektor pertanian menjadi pembahasan utama selain sektor pariwisata, juga infrastruktur dan pendidikan.
Sumut merupakan provinsi yang memberikan kontribusi besar di sektor pertanian nasional. Produksi terbesar yaitu padi, luas lahannya pada tahun 2024 menurut BPS sekitar 419,09 ribu Ha dan jagung 213,55 Ha. Sementara itu, untuk sayur dan buah yang terbesar antara lain cabai merah keriting sekitar 16.436 Ha, jamur tiram 16.515 dan jamur merang 10.950 m2.
“Pertanian salah satu sektor besar di Sumut, kami tahu RRT banyak melakukan riset dan perkembangan teknologi pertanian, kami harap kita bisa memperkuat kerja sama pada bidang tersebut untuk memperkuat produksi pertanian kami,” kata Bobby Nasution kepada Wang Lutong di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Kamis (19/6).
Permasalahan yang banyak terjadi pada pertanian Sumut saat ini, menurut Bobby, adalah riset bibit, tanah yang produktivitasnya menurun, teknologi pertanian dan infrastruktur. Dia pun berharap RRT bisa membantu Sumut menyelesaikan permasalahan-permasalahan tersebut.
“Kami berharap kita bisa bersama-sama mengembangkan pertanian di Sumut, karena kami tahu, riset dan perkembangan teknologi pertanian di RRT perkembangannya sangat pesat,” kata Bobby.
Duta Besar RRT untuk Indonesia Wang Lutong mengatakan, ada beberapa kerja sama yang telah terjalin antara Sumut dan RRT di sektor pertanian. Misalnya, dalam pengembangan benih padi, tanaman herbal dan tanaman sayur-mayur dan buah-buahan.
“Saya rasa kerja sama kita terkait pertanian cukup kuat dan akan kita dorong agar lebih baik lagi, misalnya kita bersama-sama sedang mengembangkan benih padi yang bisa panen 4 kali dalam setahun, kita juga banyak bekerja sama soal herbal di Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) dan pengembangan bibit lainnya, kita harap RRT dan Sumut maju bersama di sektor pertanian,” kata Wang Lutong.
Terkait pariwisata, Wang Lutong menambahkan, RRT dan Sumut perlu mendorong kerja sama di bidang infrastruktur. Infrastruktur menurutnya hal yang cukup krusial di sektor pariwisata.
“Kita perlu membahas infrastruktur lebih dalam lagi agar wisatawan nyaman datang ke objek wisata yang dituju,” kata Wang Lutong.
Hadir pada pertemuan ini, Wakil Gubernur Sumut Surya, Kepala Bagian Politik Kedubes RRT di Indonesia Zhu Yarong, serta jajaran Kedutaan Besar RRT. Hadir juga Konsul RRT di Medan Zhang Min, beserta jajarannya dan OPD terkait Pemprov. (HM/pe)

.jpg)











.jpg)

